Sport  

PSG Kembali Angkat Trofi Eropa Setelah Tundukkan Aston Villa

Paris Saint-Germain (PSG) mempertahankan gelar Piala Super 2026
Paris Saint-Germain (PSG) mempertahankan gelar Piala Super 2026

JakartaParis Saint-Germain (PSG) kembali mengukuhkan dominasinya di Piala Super UEFA 2026. Klub asal Prancis itu sukses menundukkan Aston Villa dengan skor 2-1 dalam pertandingan yang berlangsung di Red Bull Arena, Salzburg, Kamis (13/8/2026) dini hari WIB. Gol kemenangan PSG dicetak Désiré Doué pada babak kedua.

Hasil tersebut membuat PSG menjadi klub pertama sejak 2017 yang berhasil mempertahankan trofi Piala Super UEFA. Kesuksesan ini juga menambah koleksi gelar Eropa mereka setelah sebelumnya meraih trofi Liga Champions musim 2025-2026.

Pelatih Luis Enrique menurunkan sejumlah pemain yang tampil pada final Liga Champions menghadapi Arsenal. Sembilan pemain dari susunan utama PSG di laga final tersebut kembali dipercaya sebagai starter. Namun, persiapan tim tidak sepenuhnya ideal karena sejumlah pemain baru bergabung setelah menjalani tugas bersama tim nasional pada Piala Dunia 2026.

PSG membuka keunggulan pada menit ke-20 melalui Khvicha Kvaratskhelia. Pemain Georgia itu melakukan penetrasi dari sisi lapangan sebelum melepaskan sepakan keras yang gagal dibendung kiper Aston Villa, Marco Bizot.

Gol tersebut kembali menegaskan ketajaman Kvaratskhelia saat menghadapi klub-klub Inggris. Pada musim sebelumnya, ia telah mengoleksi empat gol ketika berhadapan dengan tim asal Inggris. PSG juga memperpanjang catatan mencetak gol dalam 29 pertandingan kompetitif secara berturut-turut.

Baca Juga  Francesco Bagnaia Senang Meski Rekornya Direbut Jorge Martin di MotoGP Austria

Aston Villa kemudian memberikan respons. Pemain muda Brian Madjo yang baru berusia 17 tahun nyaris mencetak gol setelah menyambut umpan silang John McGinn dengan sundulan, tetapi bola masih melebar dari sasaran.

Madjo tidak menyerah dan akhirnya berhasil mencatatkan namanya di papan skor menjelang jeda. Ia menyelesaikan umpan McGinn melalui tendangan voli dan membuat kedudukan menjadi 1-1. Gol tersebut sekaligus menjadikan Madjo sebagai pemain termuda yang pernah mencetak gol dalam sejarah Piala Super UEFA.

Setelah turun minum, Luis Enrique melakukan perubahan dengan memasukkan Ousmane Dembélé untuk menggantikan Maghnes Akliouche. Aston Villa sempat kembali mengancam melalui tendangan melengkung McGinn, tetapi kiper PSG Matvéi Safónov mampu menggagalkannya.

PSG akhirnya kembali memimpin pada menit ke-61. Désiré Doué berhasil menjebol gawang Aston Villa setelah memanfaatkan peluang di area pertahanan lawan. Gol itu sempat dinyatakan offside oleh wasit, tetapi keputusan tersebut berubah setelah wasit meninjau tayangan VAR.

Aston Villa berusaha mengejar ketertinggalan. George Hemmings memperoleh kesempatan untuk mencetak gol penyama, tetapi tembakannya masih dapat diamankan Safónov.

Memasuki menit-menit akhir, PSG lebih banyak bertahan untuk mempertahankan keunggulan. Warren Zaïre-Emery melakukan penyelamatan penting melalui blok terhadap peluang João Gomes. Aston Villa juga sempat menciptakan ancaman lewat umpan silang mendatar Alysson, tetapi tidak menghasilkan gol.

Baca Juga  Aston Villa Masuk Bursa Transfer Jay Idzes, Harga Tembus Rp189 Miliar

Kemenangan tersebut membuat Unai Emery kembali gagal meraih Piala Super UEFA dalam empat kesempatan. Di sisi lain, Luis Enrique semakin menegaskan reputasinya dengan mencatatkan tiga kemenangan di ajang tersebut.

PSG juga melanjutkan tren positif ketika berhadapan dengan klub-klub Premier League. Dua gelar Piala Super UEFA terakhir mereka diraih setelah mengalahkan wakil Inggris, yakni Tottenham Hotspur dan kini Aston Villa. Secara keseluruhan, PSG telah menjalani 11 pertandingan tanpa kekalahan melawan klub Premier League, dengan rincian 10 kemenangan dan satu hasil imbang.(des*)