Jakarta – Penampilan para pemain andalan Jerman di Piala Dunia 2026 masih belum memenuhi ekspektasi. Meski tim berhasil melaju ke fase gugur, sejumlah bintang Die Mannschaft diharapkan dapat menunjukkan performa terbaiknya saat memasuki babak knockout.
Jerman mengawali turnamen dengan modal impresif berupa sembilan kemenangan beruntun sebelum tampil di Piala Dunia 2026. Berada di Grup E, skuad asuhan Julian Nagelsmann membuka perjalanan mereka dengan kemenangan telak 7-1 atas Curacao.
Pada pertandingan berikutnya, Jerman kembali meraih hasil positif setelah menundukkan Pantai Gading dengan skor 2-1. Kemenangan tersebut memastikan mereka lolos ke babak 32 besar sebagai pemuncak klasemen grup. Namun, di laga terakhir fase grup, Jerman harus mengakui keunggulan Ekuador usai kalah 1-2.
Hasil negatif itu memunculkan tanda tanya mengenai konsistensi permainan Die Mannschaft menjelang babak gugur. Direktur Tim Nasional Jerman, Rudi Voeller, mengakui bahwa timnya masih perlu meningkatkan kualitas permainan apabila ingin mencapai target besar di turnamen ini.
Menurut Voeller, para pemain yang kini telah berkembang menjadi pesepak bola kelas dunia harus mampu membuktikan kualitas mereka di lapangan. Ia menilai seluruh pemain juga memahami bahwa performa mereka masih bisa ditingkatkan dan harus mencapai level terbaik untuk bersaing memperebutkan gelar juara.
Sejauh ini, penampilan beberapa pemain bintang seperti Florian Wirtz, Jamal Musiala, dan Kai Havertz menjadi sorotan karena belum mampu tampil sesuai harapan. Sementara itu, Deniz Undav justru tampil lebih menonjol. Penyerang yang kerap memulai laga dari bangku cadangan tersebut telah mencetak tiga gol hanya dalam dua pertandingan dan menjadi pencetak gol terbanyak Jerman di turnamen ini.
Menjelang duel melawan Paraguay pada babak 32 besar yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Juni, Voeller optimistis para pemain kunci Jerman akan segera menemukan performa terbaiknya. Ia yakin hanya tinggal menunggu waktu sebelum mereka mampu menunjukkan kemampuan yang selama ini diharapkan.(des*)












