Padang – Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mencatat total 107 kejadian kebakaran serta 1.058 tindakan penyelamatan selama periode Januari hingga April 2026.
Berdasarkan rekap data, jumlah kebakaran paling tinggi terjadi pada Januari dengan 30 kasus. Setelah itu, Februari mencatat 23 kasus, Maret 26 kasus, dan April kembali meningkat menjadi 28 kasus.
Selain menangani kebakaran, petugas Damkar juga melakukan berbagai operasi penyelamatan (rescue) dalam jumlah besar. Pada Januari terdapat 278 kasus penyelamatan, Februari 263 kasus, Maret 297 kasus, dan April 220 kasus.
Jika dilihat dari objek yang terdampak, rumah warga menjadi yang paling sering terbakar. Dalam empat bulan pertama 2026, tercatat 32 rumah mengalami kebakaran, dengan rincian Januari 6 rumah, Februari 12 rumah, Maret 8 rumah, dan April 6 rumah.
Selain rumah, kebakaran juga melanda bangunan usaha, gudang, instalasi, kendaraan, jaringan kabel listrik, hingga area lahan dan perkebunan.
Dari sisi penyebab, korsleting listrik masih menjadi faktor dominan. Tercatat 17 kasus pada Januari, 17 kasus pada Februari, 19 kasus pada Maret, dan meningkat menjadi 20 kasus pada April. Selain itu, kebakaran juga dipicu oleh kompor gas atau minyak, pembakaran sampah, gangguan kabel listrik, api tungku, hingga kecelakaan kendaraan.
Sementara itu, dari data korban, selama Januari–April 2026 terdapat empat orang meninggal dunia akibat berbagai kejadian yang ditangani Damkar. Rinciannya, satu korban pada Januari, satu pada Februari, dan dua pada April. Selain itu, satu orang dilaporkan mengalami luka-luka pada April.
Di sisi lain, sebagian besar operasi penyelamatan didominasi penanganan hewan liar atau berbahaya, dengan total 951 kejadian. Rinciannya, Januari 245 kasus, Februari 237 kasus, Maret 270 kasus, dan April 199 kasus.(des*)












