Padang – Dugaan kasus kekerasan terhadap seorang anak laki-laki berusia dua tahun di Kota Padang memicu perhatian luas dari masyarakat.
Bocah tersebut ditemukan warga dalam kondisi memprihatinkan dengan sejumlah luka di tubuhnya yang diduga akibat perlakuan kasar dari ayah kandungnya.
Kejadian ini terungkap setelah warga melihat korban dalam keadaan lemah dan terus menangis. Tubuh anak itu tampak mengalami lebam dan luka, sehingga warga segera berinisiatif memberikan pertolongan.
Merasa prihatin, warga kemudian membawa korban ke Polresta Padang agar mendapatkan perlindungan serta penanganan lebih lanjut. Saat berada di kantor polisi, tangisan bocah tersebut pecah dalam pelukan petugas.
Pihak kepolisian langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan penyelidikan. Aparat bergerak cepat untuk mengungkap pelaku di balik dugaan penganiayaan terhadap anak yang masih balita itu.
Kapolresta Padang, Kombes Pol Apri Wibowo, menyampaikan bahwa pihaknya segera mengambil langkah setelah menerima laporan terkait kondisi korban yang memprihatinkan. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, dugaan mengarah kepada ayah kandung korban.
Polisi pun melakukan pencarian terhadap pelaku yang sempat melarikan diri setelah kejadian. Sementara itu, korban yang mengalami luka di beberapa bagian tubuh langsung mendapatkan penanganan medis serta pendampingan psikologis guna memulihkan kondisi fisik dan traumanya.
Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan mendalam di tengah masyarakat Kota Padang. Banyak pihak mengecam tindakan kekerasan terhadap anak yang dinilai tidak manusiawi, terlebih diduga dilakukan oleh orang tua sendiri.
Sejumlah warga berharap pelaku mendapat hukuman setimpal. Mereka menilai anak seharusnya tumbuh dengan kasih sayang dan perlindungan, bukan justru menjadi korban kekerasan di lingkungan keluarga.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan indikasi kekerasan terhadap anak di sekitarnya. Peran aktif masyarakat dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Selain memburu pelaku, aparat turut mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna memperkuat proses penyidikan. Polisi memastikan perkara ini akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Kasus tersebut juga ramai diperbincangkan di media sosial setelah kondisi korban tersebar luas dan memicu reaksi publik. Banyak warganet menyampaikan doa serta dukungan agar korban segera pulih.
Pihak kepolisian menegaskan komitmennya dalam melindungi anak serta menindak tegas setiap pelaku kekerasan. Setelah dilakukan pencarian intensif, pelaku akhirnya berhasil diamankan pada Sabtu (16/5) tanpa perlawanan dan kini tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polresta Padang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.(des*)












