Padang  

Razia Lapas Pariaman Tak Temukan Narkoba dan HP Ilegal

Tak Cuma Seremoni, Ini Langkah Lapas Pariaman Pastikan Nol Narkoba dan Ponsel Ilegal
Tak Cuma Seremoni, Ini Langkah Lapas Pariaman Pastikan Nol Narkoba dan Ponsel Ilegal

Pariaman – Upaya pemberantasan narkotika serta penyelundupan telepon genggam ilegal di lingkungan lembaga pemasyarakatan kembali diperketat. Sebanyak 589 warga binaan bersama 91 petugas Lapas Kelas IIB Pariaman menjalani pemeriksaan urine secara mendadak pada Kamis (23/4/2026).

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan area Lapas benar-benar bersih dari penyalahgunaan narkoba maupun aktivitas komunikasi ilegal yang diduga masih bisa terjadi dari dalam penjara.

Kepala Lapas Kelas IIB Pariaman, Boy, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh tanpa pengecualian. Dari hasil tes tersebut, seluruh peserta dinyatakan negatif narkoba, baik petugas maupun warga binaan.

“Ini bukan sekadar formalitas. Kami ingin memastikan kondisi sebenarnya di lapangan bahwa Lapas benar-benar bersih. Hasilnya seluruh tes urine menunjukkan tidak ada yang positif,” kata Boy kepada wartawan, Kamis.

Selain pemeriksaan urine, petugas juga menggelar penggeledahan di blok hunian untuk memastikan tidak ada handphone ilegal yang disimpan oleh warga binaan. Hasilnya, tidak ditemukan barang bukti berupa perangkat komunikasi terlarang.

Baca Juga  PORBI Pariaman Selenggarakan Alek Buru Babi

Boy menegaskan bahwa komitmen menciptakan lingkungan “Lapas Bersinar” (Bersih dari Narkoba) sangat bergantung pada integritas seluruh jajaran petugas. Karena itu, pemeriksaan juga menyasar seluruh pegawai sebagai bentuk pengawasan internal.

“Kalau ingin Lapas bebas narkoba, maka petugasnya harus lebih dulu bersih. Tes ini bagian dari transparansi dan tanggung jawab kami kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengawasan terhadap masuknya barang-barang terlarang akan terus diperketat melalui razia rutin maupun inspeksi mendadak.

Dengan jumlah penghuni mencapai ratusan orang, Boy mengakui pengelolaan keamanan bukan hal yang mudah. Namun pihaknya menegaskan tidak akan memberi ruang bagi pelanggaran aturan.

“Kami tidak akan menoleransi pelanggaran dalam bentuk apa pun, baik oleh warga binaan maupun oknum petugas. Sanksi tegas akan diberikan sesuai ketentuan,” tegasnya.

Baca Juga  Roberia Ingatkan Jangan Ada Guru Di Kota Pariaman Lakukan Pungli

Langkah ini diharapkan dapat mendukung proses pembinaan di dalam Lapas agar berjalan lebih efektif. Lingkungan yang bersih dari narkoba dan alat komunikasi ilegal dinilai menjadi kunci keberhasilan program rehabilitasi dan pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

Melalui pemeriksaan menyeluruh ini, pihak Lapas Pariaman juga ingin menunjukkan komitmen nyata dalam menjawab kekhawatiran publik terkait isu peredaran narkoba di dalam penjara, dengan membuktikannya langsung melalui tindakan di lapangan.(des*)