Pasbar, fativa.id – Sebanyak 103 siswa siswi Sekolah Dasar (SD) Negeri 09 Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), mengikuti ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dimulai pada Senin (20/4/2026).
“SD Negeri 09 Pasaman menjadi salah satu sekolah yang melaksanakan ujian TKA dengan jumlah peserta sebanyak 103 siswa siswi kelas VI,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman Barat Imter Pedri.
Dikatakan, pelaksanaan TKA bagi siswa kelas VI tingkat SD se-Kabupaten Pasaman Barat merupakan bagian dari upaya pemetaan capaian kompetensi peserta didik, khususnya pada bidang literasi, numerasi, dan sains.
Dia menegaskan, TKA tidak menjadi penentu kelulusan siswa, melainkan sebagai instrumen evaluasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
“TKA bukan menentukan kelulusan siswa, melainkan sebagai alat ukur untuk memetakan capaian kompetensi peserta didik. Pelaksanaan TKA harus menjunjung tinggi prinsip jujur, objektif, dan mendidik,” ucapnya.
Ia menyebut, ujian tersebut tidak ada sistem peringkat antar sekolah dalam pelaksanaan TKA. Selain itu, pihaknya melarang segala bentuk kecurangan, kebocoran soal, maupun tekanan berlebihan kepada siswa yang dapat mengganggu kondisi psikologis anak.
“Kami mengimbau seluruh sekolah agar melaksanakan TKA secara profesional dan mengedepankan kenyamanan peserta didik, sehingga pelaksanaan berjalan lancar dan bermartabat,” tegasnya.
Imter Pedri mengajak kepala sekolah, guru, dan orang tua untuk bersama-sama mempersiapkan siswa siswi secara fisik dan mental. Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Pasaman Barat memerlukan dukungan dan sinergi dari semua pihak.
“Mari kita kawal pelaksanaan TKA ini agar berjalan lancar, sehingga memberikan manfaat nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Pasaman Barat,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala SD Negeri 09 Pasaman Fahma Suci mengatakan, pelaksanaan TKA di sekolahnya berlangsung pada tanggal 20 sampai 23 April 2026, dengan jumlah peserta 103 siswa yang dibagi dalam dua gelombang.
Pelaksanaan ujian pada Senin dan Selasa dilakukan dalam tiga sesi, sedangkan pada Rabu dan Kamis mendatang dalam empat sesi. Materi yang diujikan meliputi literasi, numerasi, dan sains sesuai ketentuan TKA.
Dia juga menekankan pentingnya dukungan orang tua dalam mempersiapkan siswa siswi selama pelaksanaan TKA, baik secara fisik maupun mental.
“Kami berharap adanya kerja sama orang tua dalam mempersiapkan anak di rumah, agar mereka siap mengikuti ujian dengan baik,” pungkasnya. (Wis**)












