Jakarta – Produsen otomotif asal Jepang, Toyota, kembali memimpin pasar mobil di Indonesia pada Februari 2026. Merek tersebut menduduki peringkat pertama dalam penjualan kendaraan, baik dari sisi distribusi pabrik ke diler (wholesales) maupun penjualan langsung dari diler ke konsumen (ritel).
Data yang dirilis oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan bahwa merek-merek Jepang masih mendominasi daftar penjualan mobil nasional sepanjang Februari.
Pada kategori wholesales, Toyota mencatat penjualan sebanyak 22.522 unit. Posisi kedua ditempati oleh Daihatsu dengan 13.452 unit, diikuti Suzuki yang membukukan 9.659 unit. Selanjutnya ada Mitsubishi Motors dengan 7.008 unit dan Honda di posisi kelima dengan penjualan 5.385 unit.
Sementara itu, produsen mobil asal Tiongkok, BYD, yang sempat mencuri perhatian bulan sebelumnya dengan menembus posisi empat besar, kini berada di peringkat keenam setelah mencatatkan penjualan 4.653 unit.
Merek otomotif China lainnya, Jaecoo, juga berhasil masuk daftar 10 besar. Brand ini mencatat penjualan 3.005 unit, didorong oleh model kendaraan listrik andalannya, J5 EV.
Daftar tersebut juga diisi oleh Mitsubishi Fuso dengan 2.506 unit serta Isuzu yang mencatatkan 1.948 unit. Sementara posisi kesepuluh ditempati oleh produsen asal Korea Selatan, Hyundai, dengan penjualan 1.741 unit.
Untuk penjualan ritel, urutan lima besar masih dipimpin Toyota dengan 22.812 unit. Daihatsu berada di posisi kedua dengan 12.336 unit, diikuti Suzuki sebanyak 9.035 unit. Mitsubishi Motors mencatat 7.017 unit, sedangkan Honda berada di peringkat kelima dengan 4.688 unit.
Di bawahnya, BYD mencatat penjualan ritel 3.596 unit dan Jaecoo 3.028 unit. Mitsubishi Fuso membukukan 2.618 unit, Isuzu 2.031 unit, sementara Hyundai mencatat 1.734 unit.
Secara keseluruhan, penjualan mobil nasional pada Februari 2026 mencapai 81.159 unit untuk kategori wholesales. Angka tersebut meningkat sekitar 22,1 persen dibandingkan Januari 2026 yang mencatat 66.472 unit.
Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, penjualan Februari tahun ini juga menunjukkan pertumbuhan sebesar 12,2 persen.
Sementara itu, penjualan ritel pada Februari 2026 tercatat mencapai 78.219 unit. Angka tersebut mengalami kenaikan sekitar 11,9 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.(BY)












