TNI  

Korem 052/Wijayakrama Jadi Lokasi Pembekalan Calon Danrem TNI AD 2026

Tangerang – Komando Resor Militer 052/Wijayakrama (Korem 052/Wkr) ditunjuk menjadi lokasi penggemblengan para perwira menengah terbaik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat dalam kegiatan Pembekalan Calon Komandan Resor Militer (Danrem) Tipe A dan Tipe B Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, dimulai Kamis (05/03/2026), dan dipusatkan di Markas Korem 052/Wkr, Tangerang.

Sebanyak 24 personel mengikuti rangkaian pembekalan intensif tersebut, yang terdiri dari 14 calon Danrem Tipe A dan 10 calon Danrem Tipe B. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Tim (Katim) Study Pembinaan Satuan (Binsat), Jaka Sutanta, yang memantau langsung jalannya proses pembelajaran dan pertukaran pengalaman lapangan.

Dalam sambutan pembukaannya, Komandan Korem 052/Wkr, Brigjen TNI Faizal Rizal, memaparkan berbagai tantangan tugas di wilayah penyangga ibu kota yang memiliki dinamika sangat tinggi. Menurutnya, seorang Danrem dituntut memiliki kepekaan sosial, kemampuan adaptasi, serta inovasi program yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Baca Juga  Kasau Sampaikan Dukungan Moril kepada Keluarga Prajurit Korps Marinir yang Gugur Akibat Longsor di Cisarua

Brigjen TNI Faizal Rizal juga menekankan sejumlah program unggulan Korem 052/Wkr yang dijadikan materi studi bagi para peserta pembekalan, antara lain:

Menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP), serta pembinaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi prajurit, PNS, dan masyarakat umum.

Program pembibitan tanaman keras dan buah-buahan untuk mendukung ketahanan lingkungan.

Integrated Farming atau pertanian terpadu sebagai upaya penguatan ketahanan pangan.

Satgas Sampah yang berfokus pada penanganan dan pengelolaan sampah di wilayah.

Baca Juga  Marsda TNI Mohammad Nurdin Hadiri Penyerahan Jabatan Koorsahli Kasau

Melalui kegiatan pembekalan ini, diharapkan para calon Danrem dapat memperoleh gambaran nyata mengenai kepemimpinan teritorial, serta mampu mengembangkan program inovatif yang dapat diterapkan di wilayah tugas masing-masing demi mendukung kesejahteraan masyarakat dan stabilitas wilayah.

 

(ard)