Kutai Barat – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kodim 0912/Kutai Barat (Kubar) resmi dibuka pada Selasa (10/02/2026). Kegiatan tersebut dipusatkan di Kampung Linggang Amer, Kecamatan Linggang Bigung.
Upacara pembukaan berlangsung khidmat di lapangan Kampung Linggang Amer dan dipimpin langsung oleh Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin. Program TMMD ke-127 tahun ini mengusung tema “Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa”.
Pelaksanaan TMMD akan berlangsung selama Februari hingga Maret 2026, dengan lokasi kegiatan di Kampung Linggang Amer (Kecamatan Linggang Bigung) serta Kampung Tering dan Tering Lama Ulu (Kecamatan Tering).
Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, memberikan apresiasi atas konsistensi TNI dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah Bumi Tanaa Purai Ngeriman. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan TNI menjadi kunci dalam pemerataan pembangunan, khususnya di kawasan pedesaan.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat mengalokasikan anggaran sebesar Rp1.820.000.000 untuk menyukseskan program TMMD ke-127.
“TMMD adalah bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Program ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan,” ujar Bupati Edwin.
Pada TMMD kali ini, sasaran fisik utama meliputi pembangunan badan jalan, semenisasi, serta pembuatan sarana air bersih bagi masyarakat. Selain itu, terdapat sasaran fisik tambahan berupa rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan MCK, pengecatan rumah ibadah, serta penyediaan sumber air bersih di sejumlah titik desa.
Sementara itu, sasaran nonfisik mencakup penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, penyuluhan pertanian dan perikanan, penguatan ketahanan pangan, edukasi kebersihan lingkungan, penanaman pohon, penyuluhan pencegahan stunting, layanan pengobatan gratis, hingga pemberian bantuan sosial kepada masyarakat.
“Sekali lagi kiranya program ini dapat memberikan manfaat yang secara langsung kepada masyarakat,” tambahnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan program tersebut. “Dengan semangat gotong royong, saya yakin seluruh sasaran TMMD ke-127 dapat tercapai dengan baik,” tandasnya.
Sementara itu, Dandim 0912/Kubar, Letkol Inf Doni Fransisco, menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui Operasi Bhakti TNI. Program ini difokuskan pada wilayah pedesaan yang tergolong tertinggal maupun terisolasi.
“TMMD bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga bentuk gotong royong antara TNI, pemerintah, dan masyarakat untuk mempercepat akses fasilitas dasar yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi warga,” jelas Letkol Inf Doni.
Melalui sinergi yang terjalin, diharapkan kualitas hidup masyarakat di Kecamatan Linggang Bigung dan Kecamatan Tering dapat meningkat secara signifikan, seiring dengan tersedianya infrastruktur yang lebih baik dan merata.
(ard)












