Kota Pariaman – Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman, Sumatera Barat kembali mengukuhkan posisinya di panggung nasional setelah resmi masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026. Kepastian itu disampaikan Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, usai mengikuti peluncuran KEN 2026 yang disiarkan melalui kanal resmi Kementerian Pariwisata dan Karisma Event Nusantara, Jumat (23/1/2026).
Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, menegaskan bahwa KEN bukan sekadar kalender event tahunan, melainkan instrumen strategis untuk menggerakkan budaya sekaligus ekonomi daerah. Menurutnya, event unggulan daerah memiliki peran penting dalam memperkuat identitas bangsa di tengah persaingan pariwisata global.
Sepanjang 2025, KEN mencatat capaian signifikan dengan kehadiran lebih dari 10,8 juta pengunjung di berbagai daerah. Program ini melibatkan 108 ribu tenaga kerja, 105 ribu pelaku seni, ribuan komunitas, serta puluhan ribu UMKM, dengan dampak ekonomi mencapai Rp17,01 triliun atau tumbuh 25,04 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Widiyanti menyebutkan, KEN 2026 akan menghadirkan 125 event unggulan dari seluruh Indonesia dengan ragam pesona seni, budaya, musik, karnaval, hingga kuliner. Setiap event terpilih tidak hanya ditujukan sebagai daya tarik wisata, tetapi juga sebagai lokomotif penggerak ekonomi berbasis kearifan lokal.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Pariaman, Sunatera Barat, Mulyadi, menyatakan bahwa masuknya Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman ke dalam KEN 2026 merupakan pengakuan atas konsistensi Kota Pariaman dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya.
Ia menyebut pencapaian ini sejalan dengan arahan Wali Kota Pariaman, Yota Balad, serta hasil kerja kolaboratif lintas perangkat daerah.
“Alhamdulillah, Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman kembali masuk KEN 2026. Ini menjadi momentum penting bagi Pariaman untuk memperkuat posisi sebagai destinasi wisata budaya nasional,” ujar Mulyadi.
Ia mengungkapkan, pelaksanaan Hoyak Tabuik Piaman 2026 dijadwalkan berlangsung pada 16 hingga 28 Juni 2026. Agenda ini direncanakan akan dihadiri sejumlah pejabat nasional, termasuk Menteri Pariwisata, Menteri Kebudayaan, dan Menteri Ekonomi Kreatif, sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap event budaya daerah.
Mulyadi menegaskan, penyelenggaraan Hoyak Tabuik Piaman tahun ini akan dikemas lebih optimal dari sisi atraksi, promosi, dan dampak ekonomi. Pemerintah Kota Pariaman berharap keikutsertaan dalam KEN 2026 mampu mendorong peningkatan kunjungan wisata sekaligus memberikan efek berganda bagi perekonomian masyarakat lokal.(ssc).












