Berita  

Akses Vital Terancam! Longsor Sitinjau Lauik Paksa Penerapan Buka-Tutup Arus

Jalur Padang - Solok macet total akibat longsor.
Jalur Padang - Solok macet total akibat longsor.

Padang, fativa.id – Hujan dengan intensitas tinggi yang turun sejak Jumat siang (2/1/2026) menyebabkan terjadinya longsor di kawasan Sitinjau Lauik, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat. Peristiwa tersebut terjadi di dua titik berbeda pada jalur utama yang menghubungkan Padang dengan Solok.

Material tanah dan bebatuan dari lereng bukit meluncur ke badan jalan, sehingga menyempitkan ruang gerak kendaraan. Kondisi ini membuat arus lalu lintas tidak dapat berjalan normal dan memaksa pengendara melintas secara bergantian dengan kecepatan terbatas.

Situasi tersebut langsung mendapat respons cepat dari aparat kepolisian bersama masyarakat setempat. Petugas turun ke lokasi untuk mengamankan jalur sekaligus mengatur arus kendaraan agar tetap dapat melintas meski dalam kondisi terbatas.

Kapolsek Lubuk Kilangan, Kompol Sosmedya, mengatakan pihaknya menerapkan sistem buka-tutup arus lalu lintas guna mencegah kemacetan panjang serta meminimalkan risiko kecelakaan di lokasi longsor. Hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa akibat kejadian tersebut.

Baca Juga  Tak Bermasker, 488 Warga Terjaring Operasi Yustisi

Selain pengaturan lalu lintas, aparat kepolisian juga berkoordinasi dengan unsur pemerintah terkait serta PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) yang tengah mengerjakan proyek Fly Over Sitinjau Lauik untuk mempercepat proses pembersihan material longsor.

Menurutnya, langkah percepatan pembersihan sangat penting mengingat kondisi tanah di sekitar lereng masih labil akibat curah hujan yang tinggi. Risiko longsor susulan tetap menjadi perhatian utama selama proses normalisasi jalan berlangsung.

Selama pembersihan, petugas kepolisian terus disiagakan di lapangan untuk memastikan kelancaran komunikasi antarpos serta memberikan arahan langsung kepada pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.

Kompol Sosmedya mengimbau para pengendara agar tetap mematuhi instruksi petugas dan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan turun. Sistem buka-tutup arus dinilai sebagai langkah paling aman agar mobilitas masyarakat tetap berjalan sembari menunggu kondisi jalan kembali normal.(*)