Jakarta – Sebuah pedagang durian di Singapura menjadi perbincangan hangat setelah menggelar aksi berbagi durian gratis dalam jumlah besar untuk warga lanjut usia. Total sekitar 1,2 ton durian dibagikan, membuat ratusan lansia rela mengantre panjang demi mendapatkan buah favorit tersebut.
Kegiatan berbagi ini berlangsung di kios Famous Durian yang berlokasi di Yishun Street 81. Acara dijadwalkan mulai pukul 18.00 pada Senin (8/12), namun sejak sore hari sekitar 200 orang lanjut usia telah datang dan membentuk antrean. Secara keseluruhan, jumlah pengunjung diperkirakan mencapai lebih dari 500 orang, dengan sebagian di antaranya menunggu hingga lebih dari tiga jam.
Seorang pensiunan berusia 71 tahun mengaku datang sejak pukul 15.00 dan berhasil menempati urutan keempat dalam antrean. Kepada media setempat, ia mengungkapkan rasa gembiranya karena baru pertama kali mengikuti pembagian durian gratis.
Pemilik kios Famous Durian, pria berusia 43 tahun, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa terima kasihnya kepada masyarakat, khususnya para lansia, agar mereka dapat menikmati durian tanpa harus mengeluarkan biaya. Ia menyiapkan sekitar 1.200 kilogram durian atau setara kurang lebih 1.000 buah, yang diperuntukkan bagi warga berusia 60 tahun ke atas.
Nilai total durian yang dibagikan disebut mencapai lebih dari 10.000 dolar Singapura, atau setara sekitar Rp115 juta. Pada awal acara, setiap peserta lansia berhak membawa pulang dua buah durian, terdiri dari satu durian varietas Mao Shan Wang (Musang King) dan satu varietas lainnya. Kegiatan ini juga tercatat sebagai kali keempat kios tersebut mengadakan acara serupa.
Melalui media sosial, pemilik kios mengungkapkan bahwa awalnya ia hanya merencanakan pembagian sekitar 800 kilogram durian. Namun, tambahan pasokan dari sejumlah pemasok membuat jumlahnya meningkat. Sejumlah relawan turut dikerahkan untuk membantu mengatur antrean dan menjaga ketertiban.
Lonjakan jumlah pengunjung yang di luar perkiraan membuat pemilik akhirnya menambah sekitar 100 buah durian lagi. Seluruh persediaan habis sekitar pukul 19.20. Karena keterbatasan stok di akhir acara, sebagian lansia hanya memperoleh satu buah durian, bukan dua seperti rencana awal. Pemilik mengakui hal tersebut sempat menimbulkan kekecewaan, namun terjadi di luar perhitungan awal.
Dalam unggahan lanjutan di Facebook, pihak Famous Durian menegaskan bahwa kegiatan berbagi tersebut dilakukan semata-mata untuk menyebarkan kebaikan, tanpa mengharapkan imbalan apa pun. Mereka berharap aksi kecil tersebut dapat menghadirkan kehangatan di tengah kehidupan sosial yang semakin sibuk.
Sebagai informasi, durian merupakan buah yang sangat digemari masyarakat Singapura. Varietas Musang King menjadi salah satu yang paling populer. Sebagian besar durian di negara tersebut, sekitar 85 persen, diimpor dari Malaysia, dengan jumlah impor harian yang bisa mencapai sekitar 100 ton saat musim panen tiba.(BY)












