Jakarta – Lampu pada sepeda motor memiliki peran vital sebagai penerangan sekaligus penanda bagi pengguna jalan lain. Namun, tidak jarang pengendara menghadapi masalah ketika lampu motor mendadak mati atau redup, bahkan setelah diganti dengan yang baru.
Kondisi tersebut tentu berbahaya, terutama saat melintasi jalan pada malam hari atau ketika hujan deras, karena pencahayaan yang kurang bisa mengurangi jarak pandang dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Menurut Training Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Wahyu Budhi, masalah lampu motor yang tidak menyala tidak selalu disebabkan oleh aki yang lemah. Ada sejumlah komponen lain dalam sistem kelistrikan yang perlu diperiksa terlebih dahulu.
“Lampu mati belum tentu karena aki soak. Banyak faktor lain yang memengaruhi, jadi pemeriksaan menyeluruh penting agar tidak salah ganti komponen dan perawatan bisa lebih efisien,” jelas Wahyu dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (8/11/2025).
Ia juga menekankan pentingnya melakukan pemeriksaan sistem kelistrikan secara rutin. Selain menjaga performa kendaraan, langkah ini juga membantu mendeteksi kerusakan sejak dini.
“Sistem kelistrikan adalah elemen penting bagi kenyamanan sekaligus keselamatan berkendara. Karena itu, pengecekan berkala sangat dianjurkan,” tambahnya.
Komponen yang Perlu Dicek Saat Lampu Motor Mati
Berikut beberapa bagian kelistrikan yang patut diperiksa ketika lampu sepeda motor tidak berfungsi dengan baik:
- Kiprok Bermasalah
Kiprok atau regulator rectifier bertugas mengubah arus AC dari spul menjadi arus DC untuk mengisi aki dan mengalirkan daya ke berbagai komponen, termasuk lampu. Jika rusak, arus listrik menjadi tidak stabil atau bahkan tidak sampai ke lampu.
- Spul Melemah
Spul berfungsi menghasilkan arus listrik ketika mesin berputar. Bila daya yang dihasilkan menurun, kiprok tidak akan bekerja maksimal dan aliran listrik ke lampu menjadi terganggu.
- Kabel atau Saklar Rusak
Kabel yang longgar, terkelupas, atau mengalami korsleting dapat menghambat aliran listrik. Begitu juga dengan saklar lampu yang aus atau rusak, bisa membuat lampu gagal menyala meski komponen lain dalam kondisi baik.
- Bohlam Sudah Usang
Seiring waktu, bohlam juga bisa kehilangan kemampuan penerangannya. Filamen di dalamnya dapat putus tanpa disadari, terutama setelah masa pemakaian yang lama.
Dengan melakukan pengecekan rutin terhadap sistem kelistrikan, pengendara bisa mencegah kerusakan yang lebih parah dan menjaga fungsi lampu tetap optimal demi keselamatan di jalan.(BY)












