Produksi Minyak AS Stagnan, OPEC+ Ambil Peluang

Ilustrasi
Ilustrasi

Jakarta– Kelompok OPEC+ yang dipimpin Arab Saudi dan Rusia diperkirakan akan menambah produksi minyak lebih lanjut. Kabar ini muncul menjelang pertemuan virtual mereka yang dijadwalkan berlangsung hari ini, Minggu (2/11/2025), seperti dilaporkan AFP.

Diperkirakan, OPEC+ akan meningkatkan produksi sebesar 137 ribu barel per hari (bph), angka yang sama dengan penambahan bulan lalu. Sejak April, anggota Voluntary Eight (V8)—yang meliputi Arab Saudi, Rusia, IrakUni Emirat ArabKuwaitKazakhstanAljazair, dan Oman—telah meningkatkan total produksi sekitar 2,7 juta bph.

Langkah ini dimaksudkan untuk merebut kembali pangsa pasar dari negara produsen non-OPEC+, terutama Amerika Serikat, setelah sebelumnya kelompok ini memangkas produksi untuk menjaga harga minyak tetap stabil.

“Strategi baru OPEC+ sejauh ini membuahkan hasil hingga batas tertentu,” ujar Ole HvalbyeAnalis Komoditas SEB Bank. Hvalbye menambahkan bahwa pasokan dari produsen serpih di AS kini tidak lagi meningkat dan cenderung stagnan. Selain itu, investasi untuk produksi baru di AS juga mengalami penurunan.(des*)