GSF Pastikan Kapal Terakhir Belum Dicegat Pasukan Israel

Penyelenggara misi kemanusiaan Gaza, Global Sumud Flotila (GSF), mengungkap ada satu kapal terakhir yang belum dicegat pasukan Israel
Penyelenggara misi kemanusiaan Gaza, Global Sumud Flotila (GSF), mengungkap ada satu kapal terakhir yang belum dicegat pasukan Israel

Jakarta – Global Sumud Flotila (GSF), penyelenggara misi kemanusiaan ke Gaza, mengumumkan bahwa hingga Kamis (2/10/2025) malam waktu setempat masih ada satu kapal yang belum berhasil dihentikan oleh pasukan Israel.

Kapal terakhir yang masih bertahan itu bernama Marinette. GSF menyampaikan apresiasi atas keberanian dan keteguhan kapal tersebut yang tetap melanjutkan pelayaran menuju Gaza, meski sebelumnya kapal-kapal lain telah dicegat oleh Israel, sebagaimana dikutip iNews.id.

“Dan kapal menolak untuk kembali,” tulis GSF melalui akun Instagram resminya.

Dalam pernyataannya, GSF menegaskan bahwa Marinette bukan sekadar sebuah kapal, melainkan simbol “sumud” – keteguhan dalam menghadapi rasa takut, blokade, dan kekerasan.

Baca Juga  Prabowo: Zelensky Belum Setujui Solusi Indonesia untuk Konflik Ukraina-Rusia

Misi kemanusiaan ini, menurut GSF, bertujuan memberikan pesan kuat kepada rakyat Palestina bahwa mereka tidak sendirian.

“Palestina tidak pernah dilupakan. Kami akan tetap di sini, tidak akan pergi ke mana pun,” tegas pernyataan itu.

Sebelumnya, GSF juga melaporkan perkembangan situasi pelayaran. Dalam kurun 24 jam terakhir, tercatat 21 kapal sudah dipastikan dicegat, 20 kapal diduga ditahan, dan hanya satu kapal yang masih terus melaju.

Baca Juga  Remaja Australia Berhasil Cegah Ekspansi Tambang Batubara

GSF juga menyebutkan bahwa lebih dari 450 aktivis telah ditangkap oleh pasukan Israel secara ilegal dalam operasi penyergapan tersebut.(des*)