Jakarta – Produsen kendaraan listrik asal Vietnam, VinFast, memperkenalkan opsi langganan baterai bagi konsumen di Indonesia untuk seluruh lini mobil listrik mereka, mulai dari VF 3 hingga VF 7.
Skema Langganan yang Fleksibel
Baterai dikenal sebagai komponen paling mahal pada mobil listrik, sehingga skema ini dianggap sebagai solusi finansial bagi konsumen. Dengan model berlangganan, pembeli dapat menekan harga awal pembelian mobil dan hanya membayar biaya langganan baterai per bulan.
CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, mengatakan langkah ini diambil karena perusahaan mengedepankan filosofi customer-centric atau fokus pada kebutuhan pelanggan.
“Kami melihat respons yang sangat positif dari konsumen terhadap program ini. Oleh karena itu, kami melakukan penyempurnaan, mulai dari penyesuaian harga mobil hingga mekanisme biaya berlangganan bulanan,” ungkap Kariyanto, Senin (22/9/2025).
Ia menambahkan, program ini dapat membantu konsumen beralih ke kendaraan listrik sekaligus mendorong percepatan transisi menuju transportasi ramah lingkungan di Indonesia.
Harga dan Biaya Langganan
Mulai 1 Agustus, VinFast memberikan dua opsi pembelian:
Beli mobil lengkap dengan baterai
Beli mobil dengan skema langganan baterai (tanpa batas jarak tempuh)
Dengan skema berlangganan, harga mobil listrik termurah VF 3 menjadi Rp156 juta OTR, lebih hemat sekitar Rp74 juta dibandingkan jika membeli bersama baterai. Biaya langganan baterainya Rp253 ribu per bulan.
Untuk model tertinggi, VF 7 Eco dibanderol Rp449 juta, sedangkan VF 7 Plus AWD Rp539 juta. Biaya berlangganan baterainya masing-masing Rp905 ribu dan Rp1.031.000 per bulan.(BY)












