Padang  

Komunitas Anti Tawuran, Tragedi Jiwa Muda Harus Diakhiri

Kapolda Sumbar beserta jajaran dalam upaya menekan dan memberantas aksi tawuran
Kapolda Sumbar beserta jajaran dalam upaya menekan dan memberantas aksi tawuran

Padang – Komunitas Anti Tawuran Sumatera Barat menyatakan dukungan penuh kepada Kapolda Sumbar beserta jajaran dalam upaya menekan dan memberantas aksi tawuran yang kembali marak, terutama di Kota Padang. Sikap ini disampaikan menyusul insiden tawuran yang menelan korban jiwa pada Sabtu dini hari, 13 September 2025.

Dalam peristiwa tersebut, seorang remaja kehilangan nyawa akibat luka senjata tajam. Tragedi ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban sekaligus memunculkan keprihatinan di tengah masyarakat. Komunitas Anti Tawuran menilai hilangnya generasi muda dengan cara keji seperti ini tidak dapat ditoleransi dengan alasan apa pun.

“Nyawa melayang begitu saja. Darah kembali tumpah di jalanan akibat tawuran yang tidak masuk akal dan bertentangan dengan nurani. Kami sudah tak sanggup lagi melihat tragedi semacam ini terus berulang,” ungkap Ketua Komunitas Anti Tawuran Sumbar, Sari Lenggogeni, dalam pernyataan sikapnya.

Komunitas tersebut menegaskan tidak ingin menyalahkan pihak tertentu. Namun, langkah nyata harus segera diambil agar peristiwa serupa tidak terulang. Mereka menekankan bahwa tanah Minang yang dikenal beradat dan beradab tidak seharusnya tercoreng oleh aksi brutal yang merenggut nyawa sia-sia.

Baca Juga  Latihan Evakuasi dan Pertolongan Pertama di PLN Sumbar

Kapolda Sumbar, Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, menyambut positif dukungan masyarakat tersebut. Ia menegaskan, pihak kepolisian tidak akan memberi ruang bagi aksi tawuran yang meresahkan warga. “Kami akan bertindak tegas terhadap setiap pelaku sesuai aturan hukum. Semua ini demi melindungi generasi muda kita,” tegasnya.

Komunitas Anti Tawuran pun mendorong Polda Sumbar untuk mengambil langkah strategis, terukur, dan efektif dalam mencegah maupun menindak tawuran. Mereka berharap aparat tetap konsisten menjalankan tugas mulia sebagaimana amanat Tri Brata dan semboyan Rastra Sewakotama, yakni mengabdi sepenuhnya kepada bangsa dan negara.

Dalam pertemuan di ruang kerja Kapolda Sumbar, Senin (15/9), hadir pula berbagai tokoh dan perwakilan masyarakat, antara lain Pimpinan Redaksi Infosumbar Rakhmatul Akbar (Camaik), mantan anggota DPRD Sumbar Hidayat, aktivis kemanusiaan Patra Rina Dewi, tokoh senior Asnawi Bahar dan Zuhrizul, koresponden Kompas.com Perdana Putra, serta perwakilan LKAAM Sumbar St. Ficky Trisaputra.

Baca Juga  Polisi Amankan 5 Remaja Usai Tawuran Berdarah di Padang

Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan moral dari berbagai elemen masyarakat agar aparat kepolisian semakin kuat dalam memberantas tawuran yang meresahkan warga.(des*)