Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang menegaskan komitmennya dalam memperluas jangkauan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja sektor informal dan kelompok masyarakat rentan.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, saat membuka kegiatan “Penguatan Sistem Keagenan Perisai untuk Perluasan Perlindungan Jamsostek” yang digelar oleh BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang di Hotel Truntum, Rabu (23/7/2025).
Acara ini turut dihadiri oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang, Husaini; Direktur Utama PT Damko Manggala Utama, David Melko; serta para agen Perisai dari berbagai wilayah di Kota Padang.
Dalam sambutannya, Fadly mengapresiasi peran aktif program Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia) dari BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, keberadaan agen Perisai menjadi ujung tombak dalam memperluas cakupan jaminan sosial, terutama bagi pekerja nonformal yang selama ini belum terjangkau.
“Kami sangat menghargai kerja nyata agen Perisai yang telah menjangkau kelompok pekerja yang belum terlindungi jaminan sosial. Pemko Padang siap mendukung penuh upaya perluasan kepesertaan ini karena perlindungan sosial merupakan hak setiap pekerja,” ujar Fadly.
Ia menargetkan, dalam lima tahun ke depan, sebanyak 38 ribu pekerja rentan di Kota Padang akan memperoleh perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan melalui kolaborasi strategis antara BPJS dan Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian (Disnakerin).
“Kami akan memperkuat sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan dan agen Perisai agar tingkat partisipasi pekerja rentan yang saat ini baru sekitar 10 persen bisa meningkat signifikan,” imbuhnya, didampingi Kepala Disnakerin, Ferry Erviyan Rinaldi.
Selain itu, Fadly juga menyoroti rendahnya kepesertaan dari kalangan pekerja formal, yang baru mencapai 42 persen. Ia pun menegaskan langkah tegas terhadap perusahaan yang abai dalam mendaftarkan karyawannya ke BPJS Ketenagakerjaan.
“Saya sudah menginstruksikan kepada Disnakerin untuk memberi sanksi tegas kepada perusahaan yang tidak melaksanakan kewajiban tersebut,” tegasnya sebelum secara resmi melantik agen Perisai BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang.
Di sisi lain, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang, Husaini, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga mencakup evaluasi kinerja semester I dan penguatan semangat serta kapasitas agen Perisai di semester II tahun 2025.
“Melalui agenda ini, kami ingin membekali para agen dengan kemampuan dan motivasi yang lebih kuat agar mereka bisa semakin optimal dalam mengedukasi dan merekrut peserta dari berbagai kalangan masyarakat,” jelasnya.(des*)












