Jakarta – Sebuah kanal di pinggiran Buenos Aires, ibu kota Argentina, tiba-tiba berubah menjadi merah terang pada Kamis (6/2), memicu kekhawatiran di kalangan warga setempat.
Dilansir dari BBC, Senin (10/2/2025), foto dan video yang beredar menunjukkan air berwarna mencolok itu mengalir menuju muara Rio de la Plata, yang berbatasan langsung dengan kawasan cagar alam.
Media lokal menduga perubahan warna ini bisa disebabkan oleh pembuangan limbah tekstil atau zat kimia dari depot terdekat.
Kementerian Lingkungan Hidup Argentina mengonfirmasi bahwa mereka telah mengambil sampel air dari kanal Sarandí untuk menyelidiki penyebab perubahan warna tersebut.
Menurut laporan kantor berita AFP, menjelang sore hari, warna air mulai memudar dan kehilangan intensitasnya.
Beberapa warga setempat menyatakan bahwa limbah industri sering dibuang ke kanal tersebut. Kanal ini melintasi daerah yang memiliki banyak pabrik pengolahan kulit dan tekstil, sekitar 10 kilometer dari pusat kota Buenos Aires.
Seorang warga bernama Silvia mengatakan kepada stasiun berita lokal C5N bahwa sebelum berubah menjadi merah, air kanal pernah berwarna kuning dengan bau menyengat yang menyebabkan mual hingga ke tenggorokan.
“Saya tinggal satu blok dari sungai. Hari ini tidak ada bau menyengat, tetapi sebelumnya warnanya sering berubah,” ujarnya.
Warga lain, Maria Ducomls, mengungkapkan kepada AFP bahwa industri di sekitar wilayah itu memang kerap membuang limbah ke kanal.
“Saya pernah melihat airnya berwarna biru, hijau, merah muda, bahkan ungu. Kadang-kadang juga ada lapisan minyak di permukaannya,” kata Maria.(des*)












