FKDOP Gelar Aksi Galang Dana untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

Kebersamaan Forum Korlap Komunitas Drivers Online Padang (FKDOP) disela-sela penggalangan dana musibah erupsi Gunung Semeru di Lumajang Jawa Timur. (*)


Padang – Empat jam melakukan aksi penggalangan dana musibah erupsi Gunung Semeru di Lumajang Jawa Timur, Forum Korlap Komunitas Drivers Online Padang (FKDOP) berhasil mengumpulkan dana Rp14.151.000.

Itu disampaikan Ketua FKDOP, Hendri Rizaldi kepada Singgalang, usai penggalangan dana musibah erupsi Gunung Semeru, kemarin.

Dikatakannya, aksi penggalangan dana itu dilakukan ratusan anggota FKDOP turun ke jalan. Mereka berpencar dengan membagi enam titik kumpul untuk melakukan aksi penggalangan dana. Mulai dari Simpang Mesjid Raya, Simpang Haru, Simpang Hangtuah, Simpang Presiden, Simpang Grand Zuri hingga Simpang Durian Tarung.

“Penggalangan dana ini sebagai bentuk kepedulian driver ojek online di Kota Padang terhadap masyarakat Lumajang yang terdampak erupsi Gunung Semeru,” ucap Tulang Cohen begitu sapaan akrab Hendri Rizaldi.

Baca Juga  Literasi Pasar Modal Gencarkan Self Regulatory Organization

Lebih lanjut dikatakannya, untuk penyaluran dananya, FKDOP  bekerja sama dengan Yayasan Ahsan Care For Ummah.

“Yayasan Ahsan Care For Ummah yang nantinya akan membantu penyaluran dana yang sudah terkumpul Selasa (7/12) dari pagi hingga siang,” jelas Tulang Cohen seraya mengatakan untuk penyalurannya, akan ada perwakilan dari FKDOP yang akan turun langsung ke lokasi bencana untuk penyaluran dana tersebut.

“Bantuan yang akan kami salurkan nanti berupa sembako, perlengkapan tidur, dan keperluan lain yang dirasa akan dibutuhkan oleh saudara kita di sana,” kata Tulang Cohen.

Ia juga berharap kegiatan penggalangan dana ini bisa membantu masyarakat Lumajang yang terdampak erupsi Gunung Semeru.

Baca Juga  16 Generasi Muda Puteri Ikuti Pelatihan Menjahit

Diakhir sesi wawancara, Tulang Cohen menjelaskan FKDOP Padang yang lahir pada 12 Februari 2018 menaungi 25 komunitas. Anggotanya terdiri dari 750 orang driver.

“FKDOP ini juga sudah terdaftar di kementrian Hukum dan HAM,” jelasnya. (heri)


Editor : Musriadi Musanif