Jakarta – Banyak pelancong yang menghindari duduk di kursi pojok belakang pesawat, namun beberapa orang justru menyukainya. Kursi di bagian belakang pesawat sering dianggap kurang ideal, namun ada juga yang menemukan berbagai keuntungan dari posisi ini.
Beberapa pelancong merasa kursi dekat jendela atau di bagian depan pesawat lebih baik karena menawarkan pemandangan yang menarik dan kemudahan akses keluar pesawat. Namun, tidak semua orang sepakat dengan pandangan ini.
John Burfitt, seorang pelancong berpengalaman, mengungkapkan alasan mengapa ia lebih memilih duduk di kursi pojok belakang, yang sering dianggap kurang nyaman. Menurutnya, kursi di bagian belakang dekat toilet ternyata memberikan kenyamanan tersendiri.
Burfitt mengaku setelah beberapa pengalaman tidak menyenangkan dengan kursinya yang ditendang oleh penumpang di belakangnya, ia memutuskan untuk memilih kursi paling belakang di penerbangan panjang. Dengan cara ini, ia bisa menghindari tendangan dari penumpang di belakang karena tidak ada penumpang lain di kursi belakang.
“Saya memutuskan bahwa kursi di barisan belakang akan menjadi pilihan utama saya untuk penerbangan panjang ke depannya,” ungkap Burfitt.
Selain menghindari tendangan, kursi di pojok belakang juga menghindarkan dari gangguan troli minuman dan penumpang yang berdiri di lorong. Burfitt menyebutkan, kursi di barisan belakang memungkinkan dia untuk bersandar di dinding dan tidur dengan nyaman.
“Pada penerbangan berikutnya, saya memesan kursi di barisan belakang dan juga memilih kursi di sebelah jendela. Ternyata, saya menemukan bahwa kursi tersebut adalah tempat duduk terbaik di pesawat,” tambahnya.(des)












