Kerala, DNA diambil untuk Identifikasi 130 Jasad Korban Longsor

DNA
Korban tewas akibat tanah longsor di Kerala, India, menembus 300 orang.

New Delhi – Korban meninggal akibat tanah longsor di Negara Bagian Kerala, India, telah mencapai lebih dari 300 orang. Longsor yang terjadi pada Selasa (30/7/2024) dini hari ini mengubur sebuah desa di Distrik Wayanad.

Upaya pencarian korban terus berlangsung hingga Sabtu (3/8/2024) pagi. Sampai Jumat, 199 jenazah telah diidentifikasi melalui autopsi. Selain itu, petugas mengambil sampel DNA dari 130 jasad untuk keperluan identifikasi lebih lanjut.

Menteri Kesehatan Negara Bagian Kerala, Veena George, menyatakan bahwa masih banyak warga yang dilaporkan hilang. Pencarian tetap dilakukan meskipun harapan menemukan korban dalam keadaan hidup sangat kecil.

Personel Angkatan Darat India telah membangun jembatan Bailey sepanjang 70 meter untuk menghubungkan daerah yang paling parah terdampak, yaitu Mundakkai dan Chooralmala.

Air bah, tanah berlumpur, dan batuan menyapu serta mengubur puluhan rumah saat penghuninya sedang tidur. Banyak korban tewas adalah pekerja perkebunan teh beserta keluarga mereka.

Pada tahun 2018, Kerala mengalami salah satu bencana alam terburuknya, dengan lebih dari 400 orang meninggal akibat banjir.(des)