Anggota DPD RI Muslim M. Yatim Bantu Alat Pernapasan untuk Pasien Covid-19

Anggota DPD-RI Muslim M. Yatim menyerahkan bantuan alat pernapasan bagi pasien covid-19 yang diterima Direktur RSI Ibnu Sina, Elfizon Amir. (ist)

Padang – Anggota DPD RI Muslim M. Yatim menyerahkan bantuan High Flow Nasal Canula (HFNC) yang dapat membantu menaikan saturasi oksigen bagi pasien Covid-19 di RSI Ibnu Sina Padang. Bantuan diserahkan secara langsung, Kamis (26/8).

Musim M. Yatim menyerahkan bantuan alat pernapasan ini untuk efektivitas penanganan pasien Covid-19. “Saya berharap alat ini setidaknya bisa membantu menyelamatkan nyawa pasien Covid-19 yang mengalami penurunan saturasi oksigen,” ujar Muslim M. Yatim saat menyerahkan bantuan.

Muslim M. Yatim menyebutkan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepeduliannya secara pribadi. Muslim menceritakan alat HFNC ini dibeli dari gaji sebagai anggota DPD-RI dengan anggaran Rp75 juta.

Muslim M. Yatim punya alasan pribadi membantu alat pernapasan bagi pasien Covid-19. “Alasan saya membantu rumah sakit dengan alat ini cukup emosional, saat terpapar Covid-19 saya merasa cukup berat namun saturasi oksigen saya cukup baik bertahan di 97,” urai Muslim M. Yatim.

Baca Juga  STY: Saya Ingin Ubah Sistem Indonesia, Jangan Fokus ke Prestasi

Muslim M. Yatim berkisah, ketika menjalani isolasi mandiri, ia tiap sebentar mendengar pengumuman dari pengeras suara masjid ada warga yang meninggal karena Covid-19. 

Muslim pun teringat salah satu hadist yang berbunyi sembuhkan penyakit dengan sedekah dan akhirnya ia memutuskan untuk membantu alat ini agar bisa dimanfaatkan untuk pasien Covid-19.

“Setelah menjalani isolasi mandiri selama delapan hari saya pun dinyatakan sembuh dan mengeksekusi niatnya untuk membantu pengadaan alat kesehatan tersebut,” ujar Muslim M. Yatim seraya berucap syukur.

Muslim berharap dengan adanya alat ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang.

Direktur Rumah Sakit Islam Ibnu Sina, Elfizon Amir menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan Muslim M. Yatim.

Elfizon menjelaskan Covid-19 hidup di saluran pernapasan  dan jika sampai ke  ke paru-paru penderita maka akan merusak. Kalau sudah merusak akan mengganggu fungsi pernapasan karena paru-paru merupakan tempat pertukaran oksigen menyebabkan saturasi oksigen menjadi rendah. “Jika tidak menggunakan alat bantu akan membahayakan,” ujar Elfizon

Baca Juga  Fadil dan Putri Jadi Uda-Uni Kota Padang Panjang 2021

Menurut Elfizon penggunaan High Flow Nasal Canula dapat membantu menaikan saturasi oksigen hingga 30. Kalau saturasi 60 bisa naik menjadi 90. Alat ini bisa membantu pasien yang masih dalam kondisi sadar dan jika sudah lebih berat, maka harus dibantu ventilator.

Elfizon menambahkan, selain untuk pasien Covid-19, alat HFNC juga bisa digunakan untuk pasien lain, misalnya pasien infeksi paru-paru. Alat ini tetap bisa digunakan untuk membantu pasien yang mengalami penurunan saturasi oksigen akibat pnemonia atau infeksi paru-paru. (suardi)