Lulus PKH, Difasilitasi Buka Usaha Baru

Anggota DPRD Kota Padang, Surya Jufri menutup PKH menjahit di Satuan Pendidikan Non Formal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF-SKB) wilayah II Kota Padang, Jumat (27/8). (ist)

Padang – Sebanyak 40 peserta Pendidikan Kecakapan Hidup (PKH) menjahit, kini sudah pandai menjahit dan siap membuka usaha sendiri. Anggota DPRD Kota Padang, Surya Jufri dari Partai Demokrat pun siap memfasilitasi untuk membuka usaha menjahit tersebut.

Hal itu terungkap dalam penutupan PKH menjahit di Satuan Pendidikan Non Formal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF-SKB) wilayah II Kota Padang, Jumat (27/8). Kegiatan ini berasal dari dana Pokir anggota Surya Jufri.

Disebutkannya, setelah peserta pelatihan tersebut mendapatkan keterampilan tak hanya dilepas begitu saja namun dilanjutkan dengan bisa membuka usaha baru. Peserta pelatihan itu nantinya akan dibuat dalam bentuk Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dengan masing-masing kelompok sebanyak 8 orang. Ada 5 KUBE yang sudah dibentuk dengan masing-masing KUBE mendapatkan bantuan satu unit mesin jahit pakaian. “Dengan adanya KUBE dan mesin jahit ini, maka lulusan peserta pelatihan menjahit ini bisa buka usaha sendiri,” ujarnya.

Baca Juga  Ada Tim Reaksi Cepat untuk KTP Elektronik

Pada tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang diwakili Kabid PAUDNI, Azmi mengatakan, pelatihan ini sangat penting buat ibu rumahtangga untuk meningkatkan penghasilan keluarga. Di samping itu, semakin membuka peluang usaha baru.

Oleh sebab itu, semakin banyak dana pokir anggota DPRD Kota Padang untuk kegiatan seperti ini maka akan semakin baik untuk meningkatkan ekonomi keluarga masyarakat.

Disebutkannya, berdasarkan evaluasi Dinas Pendidikan Kota Padang produk dari lulusan PKH SPNF-SKB wilayah II Kota Padang cukup banyak dipasarkan di dalam Kota Padang hingga luar kota dan luar provinsi seperti sampai ke Pekanbaru. Tak hanya produk jahitan dan sulaman, termasuk produk tata boga yang diajarkan kepada ibu rumahtangga dan remaja putri yang ikut PKH tersebut. 

Pada tempat yang sama, Kepala SPNF-SKB wilayah II, Nurhasnah mengatakan, pada PKH ini sudah diajarkan keterampilan sulaman Koto Gadang. Lalu, setiap peserta mengerjakannya dari awal hingga selesai yang dilatih oleh intruktur dari pamong dan pemilik usaha sulaman selendang Koto Gadang itu.

Baca Juga  Menara Agung Promo New Honda CBR150R

Ditambahkan Nurhasnah, guna untuk lebih mendorong semangat dari lulusan peserta pelatihan menjahit tersebut, SPNF-SKB wilayah II juga membantu pemasaran dengan bisa mengambil jahitan pakaian di PAUD yang dikelola oleh SPNF-SKB wilayah II. (von)