Riyanda Apresiasi Dukungan CSR untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan Sawahlunto

Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra mendengarkan aspirasi dari keluarga pasien
Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra mendengarkan aspirasi dari keluarga pasien

Sawahlunto – Pemerintah Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, melakukan rehabilitasi sejumlah ruangan dan fasilitas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat melalui dukungan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari beberapa perusahaan tambang batu bara.

Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menjelaskan, ada empat perusahaan yang ikut berkontribusi dalam program tersebut, yakni PT Miyor Prima AbadiPT Dasrat Sarana Arang SejatiCV BMK, serta satu perusahaan konstruksi CV Bintang Spartan.

“PT Miyor Prima Abadi merehabilitasi tiga kamar VIP, PT Dasrat Sarana Arang Sejati memperbaiki gazebo dan plang IGD, sedangkan CV BMK merenovasi satu kamar VIP. Selain itu, CV Bintang Spartan turut memperbaiki plafon rumah sakit,” ujar Riyanda di Sawahlunto, Senin.

Riyanda menyampaikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan lokal yang menunjukkan kepedulian terhadap peningkatan fasilitas kesehatan di daerah tersebut. Pekerjaan rehabilitasi dijadwalkan dimulai dalam pekan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu dan kenyamanan pelayanan bagi masyarakat.

Baca Juga  Ompreng MBG di Sawahlunto Dicuci dengan Prosedur Berlapis, Pastikan Keamanan Pangan Siswa

“Langkah ini penting agar fasilitas kesehatan di Sawahlunto terus berkembang, baik dari sisi kenyamanan pasien maupun kualitas pelayanan yang diberikan,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Sawahlunto dr. Ardian Amri menyebutkan, biaya rehabilitasi setiap kamar VIP diperkirakan berkisar antara Rp70 juta hingga Rp80 juta, tergantung pada tingkat kerusakan serta kebutuhan tambahan fasilitas.

“Perbaikan dilakukan secara menyeluruh, meliputi struktur bangunan, interior, hingga fasilitas penunjang, agar ruang VIP memiliki standar kenyamanan yang lebih baik bagi pasien,” jelasnya.

Perwakilan perusahaan tambang, Revanda Utami Vininta, menuturkan bahwa program CSR ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus mempererat hubungan antara dunia usaha dan pemerintah daerah.

“Melalui dukungan ini, kami ingin menunjukkan bahwa keberadaan perusahaan tambang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar,” katanya.

Senada dengan itu, Haji Idris dari PT Miyor Prima Abadi mengatakan, bantuan tersebut diberikan karena perusahaan memahami keterbatasan anggaran daerah.

Baca Juga  Operasi SAR Sawahlunto Berakhir Usai Evakuasi Korban Hanyut

“Kami melihat pemerintah daerah menghadapi tantangan dalam pembiayaan pembangunan, sehingga kami merasa perlu ikut membantu agar pelayanan publik tetap berjalan optimal,” ujarnya.

Wali Kota Riyanda menegaskan, sinergi antara pemerintah dan sektor swasta merupakan bagian dari prinsip kerja Sawahlunto Maju yang menekankan kolaborasi adaptif, responsif, dan berdampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam peningkatan fasilitas publik berbasis kemitraan.

Program ini juga sejalan dengan kebijakan nasional Presiden Prabowo Subianto yang mendorong kerja sama antara pemerintah daerah dan sektor swasta guna memperkuat kualitas layanan kesehatan serta kesejahteraan sosial di seluruh Indonesia.(des*)