Padang  

Dukung Regulasi Perdagangan Karbon Global, Semen Padang Siapkan Sistem Verifikasi Emisi Internasional

Bimtek Kuantifikasi dan Pelaporan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK).
Bimtek Kuantifikasi dan Pelaporan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK).

Padang – Menjawab tantangan pasar global yang semakin ketat dalam hal isu lingkungan, PT Semen Padang mengambil langkah strategis dengan memperkuat sistem penghitungan serta pelaporan emisi gas rumah kaca.

Langkah tersebut direalisasikan melalui kegiatan bimbingan teknis tingkat organisasi yang digelar di Wisma Indarung, Padang, selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis (9–11 Juni 2026).

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kulit, Karet, dan Plastik, yakni Iwan Fajar Pahlawan dan Eko Sulistyo Wibowo. Acara dibuka oleh Direktur Operasi PT Semen Padang, Andria Delfa, dan diikuti peserta dari berbagai unit kerja yang nantinya berperan dalam proses inventarisasi emisi karbon perusahaan.

Dalam sambutannya, Andria Delfa menegaskan bahwa penguatan sistem ini sangat penting untuk meningkatkan daya saing perusahaan, terutama dalam memenuhi persyaratan pasar ekspor yang semakin ketat. Hal ini sejalan dengan ekspansi bisnis PT Semen Padang, seperti pengiriman semen tipe 52,5 N ke Reunion Island, yang mensyaratkan pembuktian komitmen terhadap pengendalian emisi melalui sertifikasi internasional ISO 14064.

Ia menjelaskan bahwa aspek keberlanjutan kini telah menjadi bagian integral dalam aktivitas bisnis. Kemampuan perusahaan dalam menghitung, menganalisis, dan melaporkan emisi karbon secara akurat menjadi faktor penting dalam menunjang transaksi di pasar global.

Meski sebelumnya perusahaan telah menerapkan metode penghitungan berbasis standar internasional khusus industri semen, penerapan ISO 14064 dinilai mampu memberikan pengakuan yang lebih luas di tingkat global. Hal ini juga mendukung pencapaian target lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan (ESG).

Baca Juga  Gedung DLH Kota Padang Dilalap Si Jago Merah

Andria berharap, peningkatan kapasitas melalui kegiatan ini dapat mendukung berbagai program perusahaan ke depan. Di tengah persaingan industri semen yang kian ketat, aspek keberlanjutan dinilai menjadi nilai tambah yang mampu meningkatkan daya saing produk sekaligus memperluas peluang ekspor.

Sementara itu, Kepala Unit Sistem Manajemen PT Semen Padang, Arie Ronaldo, menjelaskan bahwa bimbingan teknis ini menjadi langkah awal dalam pembaruan sistem penghitungan karbon perusahaan yang ditargetkan selesai pada pertengahan tahun ini. Metode sebelumnya yang mengacu pada World Business Council for Sustainable Development (WBCSD) akan disesuaikan dengan standar ISO 14064-1:2018.

Menurutnya, melalui kegiatan ini perusahaan ingin memastikan seluruh tahapan penghitungan karbon berjalan sesuai standar internasional, mulai dari pengumpulan data, metode perhitungan, hingga proses pelaporan dan verifikasi.

Ia juga menambahkan bahwa setelah pelatihan, perusahaan akan membentuk tim lintas departemen yang dikoordinasikan oleh Departemen Perencanaan dan Pengadaan Produksi. Tim ini akan melakukan penghitungan karbon secara mandiri sebelum melalui proses evaluasi oleh lembaga berwenang.

Targetnya, pada Juli 2026, hasil penghitungan emisi karbon PT Semen Padang sudah melalui proses verifikasi dan validasi sehingga dapat diakui secara internasional.

Baca Juga  Ratusan Pecinta Vespa Ramaikan Padang Bervespa 2024

Persiapan ini juga dilakukan untuk menghadapi kebijakan Nilai Ekonomi Karbon (NEK) serta regulasi perdagangan internasional yang semakin menekankan pelaporan emisi. Kebutuhan ini menjadi semakin penting, khususnya untuk aktivitas ekspor ke berbagai negara, termasuk kawasan Eropa.

Upaya dekarbonisasi yang dilakukan PT Semen Padang turut mendapat apresiasi dari pemerintah. Kepala Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Padang, Dindin Syafruddin, menilai perusahaan tersebut sebagai pelopor dalam merespons tuntutan industri berkelanjutan.

Ia menyebut kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri sangat penting untuk memastikan penerapan standar pengurangan emisi berjalan optimal serta mampu meningkatkan daya saing industri nasional.

Sebagai salah satu industri kebanggaan Sumatra Barat, PT Semen Padang dinilai konsisten menunjukkan komitmennya dalam transformasi menuju industri hijau. Diharapkan, langkah ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam mendukung pembangunan rendah karbon di Indonesia.(des*)