TNI  

Pangdam IV/Diponegoro Resmikan Jembatan Gantung Bantaragung di Pemalang

Pemalang – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han. meresmikan Jembatan Gantung Bantaragung yang berlokasi di Desa Sokawati, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, Rabu (1/4/2026).

Peresmian jembatan yang merupakan hasil kolaborasi antara Kodam IV/Diponegoro dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jateng-DIY ini menjadi bukti nyata kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat, yang didukung penuh oleh partisipasi masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Pangdam menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur tersebut merupakan wujud kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah yang sebelumnya mengalami keterbatasan akses.

Jembatan gantung sepanjang 164 meter dengan lebar 1,5 meter itu membentang di atas Sungai Comal, menghubungkan Dukuh Bantaragung, Desa Sokawati dengan Dukuh Kalilanang, Desa Payung. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, termasuk akses menuju sekolah, pusat ekonomi, serta layanan publik lainnya.

Baca Juga  Wujud Kehadiran Negara, Wakasal Kunjungi Posko Distribusi Bantuan TNI AL di Seruway

“Pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus hadir di tengah masyarakat dan memberikan solusi nyata atas kebutuhan rakyat,” ujar Pangdam.

Sementara itu, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menyampaikan apresiasi atas sinergi berbagai pihak dalam pembangunan infrastruktur di wilayahnya.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus terjalin dalam mendukung keberhasilan program-program pembangunan di Kabupaten Pemalang.

Selain peresmian jembatan, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap warga sekitar.

Baca Juga  Aslog Panglima TNI Hadiri Penandatanganan Kontrak Pengadaan UO Mabes TNI

Acara peresmian turut dihadiri oleh Danrem 071/Wijayakusuma, Bupati Pemalang beserta Forkopimda Kabupaten Pemalang, Kepala BBPJN Jateng-DIY, para pejabat jajaran Kodam IV/Diponegoro, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

 

(ard)