Agam  

Benni Warlis Tegaskan Gelar Datuak Adalah Amanah, Bukan Sekadar Simbol

Bupati Agam, Benni Warlis, menghadiri kegiatan adat Malewakan Gala Datuak Bagindo.
Bupati Agam, Benni Warlis, menghadiri kegiatan adat Malewakan Gala Datuak Bagindo.

Tanjung Raya Bupati Agam, Benni Warlis, turut menghadiri kegiatan adat Malewakan Gala Datuak Bagindo yang diselenggarakan oleh Pasukuan Tanjuang di Nagari Sungai Batang. Acara tersebut berlangsung di Balairung Adat Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, pada Rabu (1/4).

Dalam rangkaian upacara adat itu, gelar kehormatan Datuak Bagindo resmi diberikan kepada Taufik Basyir, SH, MH, sebagai pemegang gelar pusaka kaum Pasukuan Tanjuang di nagari tersebut.

Benni Warlis menegaskan bahwa pemberian gelar adat bukan sekadar prosesi seremonial, melainkan sebuah tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh.

Baca Juga  Sungai Batang Nanggang Meluap, 30 Rumah di Agam Terendam

Ia menjelaskan, seorang datuak memiliki peranan strategis dalam menjaga kelestarian adat, membina generasi kemenakan, serta menjadi teladan bagi masyarakat di sekitarnya.

“Gelar datuak bukan hanya simbol kehormatan, tetapi juga amanah. Diharapkan mampu menjaga martabat kaum, mempererat kebersamaan, serta ikut berkontribusi dalam pembangunan nagari,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Nagari Sungai Batang yang tetap konsisten mempertahankan nilai-nilai budaya Minangkabau di tengah arus modernisasi.

Di sisi lain, Taufik Basyir mengungkapkan rasa terima kasih dan syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia bertekad menjalankan tugas tersebut dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan kaum dan nagari.(des*)