Jakarta – Sony resmi mengumumkan penyesuaian harga untuk PlayStation 5 dan PlayStation Portal di beberapa pasar global, termasuk Amerika Serikat dan Jepang. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi tekanan ekonomi dan biaya produksi yang meningkat, termasuk kelangkaan memori yang masih berlangsung.
Meski kenaikan harga dilakukan, Sony tidak memperkenalkan perubahan perangkat keras atau fitur baru pada konsol maupun perangkat PlayStation Portal. Perusahaan mengikuti jejak produsen konsol lain yang juga menyesuaikan harga untuk menyesuaikan kondisi pasar.
Dalam pengumuman di PlayStation Blog, Sony menjelaskan bahwa mereka telah mempertimbangkan situasi pasar secara matang sebelum memutuskan kenaikan harga. Perusahaan menekankan bahwa langkah ini bertujuan untuk mempertahankan kualitas layanan dan platform gim mereka, walaupun perubahan harga berpotensi berdampak pada pengguna.
Kenaikan harga ini menjadi yang terbesar sejak konsol ini diluncurkan, dengan peningkatan hingga USD 100 di pasar Amerika Serikat. Harga baru mulai berlaku pada 2 April 2026.
PlayStation 5 Standard: USD 649,99 (~Rp10.400.000)
PlayStation 5 Digital Edition: USD 599,99 (~Rp9.600.000)
PlayStation 5 Pro: USD 899,99 (~Rp14.400.000)
PlayStation Portal (remote player): USD 249,99 (~Rp4.000.000)
Sony sebelumnya sudah menyesuaikan harga PlayStation 5 di beberapa wilayah pada tahun lalu, seiring produsen lain juga menaikkan harga akibat meningkatnya biaya produksi. Namun, hingga kini, belum ada perubahan hardware atau fitur baru yang diumumkan bersamaan dengan revisi harga ini.(BY)












