Makanan Bersantan Dipanaskan Lagi, Aman atau Berbahaya? Ini Penjelasannya

Dietisien Yesi Herawati membagikan tips memanaskan kembali masakan bersantan sisa Lebaran agar tetap aman dan sehat dikonsumsi.
Dietisien Yesi Herawati membagikan tips memanaskan kembali masakan bersantan sisa Lebaran agar tetap aman dan sehat dikonsumsi.

Jakarta – Banyak orang menganggap makanan bersantan yang dipanaskan ulang bisa berbahaya bagi kesehatan. Padahal, jika dilakukan dengan cara yang benar, hidangan khas Lebaran seperti opor ayam atau rendang masih aman untuk dikonsumsi kembali.

Ahli gizi Yesi Herawati dari Rumah Sakit Hasan Sadikin menjelaskan bahwa makanan bersantan umumnya masih layak dimakan hingga tiga hari setelah Lebaran, asalkan disimpan dengan benar dan dipanaskan ulang secara tepat.

Menurutnya, proses pemanasan harus memastikan panas merata hingga ke bagian dalam makanan, bukan hanya di permukaan. Suhu juga perlu diperhatikan, di mana bagian dalam makanan sebaiknya mencapai minimal 70°C selama dua menit, atau bisa juga 75°C selama 30 detik, maupun 80°C selama beberapa detik agar aman dikonsumsi.

Untuk makanan berkuah seperti opor, cara paling aman adalah memanaskannya kembali hingga mendidih. Sementara itu, makanan tanpa kuah bisa dihangatkan dengan cara ditumis, dikukus, atau menggunakan alat seperti oven, microwave, maupun air fryer.

Baca Juga  6 Rekomendasi Saus Salad Sehat yang Mudah Ditemukan di Supermarket

Meski demikian, penting untuk tidak terlalu sering memanaskan makanan yang sama. Pemanasan berulang tidak hanya mengubah tekstur dan rasa, tetapi juga dapat menurunkan kandungan gizi. Bahkan, dalam jangka tertentu bisa memicu terbentuknya zat berbahaya seperti radikal bebas dan lemak trans.

Yesi juga mengingatkan bahwa pemanasan yang tidak tepat bisa meningkatkan risiko keracunan makanan. Hal ini karena bakteri dapat berkembang cepat pada suhu antara 4 hingga 60 derajat Celsius.

Khusus untuk masakan yang mengandung sayuran hijau, sebaiknya tidak dipanaskan berulang kali. Kandungan nitrat dalam sayuran dapat berubah menjadi zat berbahaya jika terus dipanaskan, yang berpotensi meningkatkan risiko penyakit serius.

Baca Juga  Jangan Sembarangan! Ini Kombinasi Makanan yang Harus Dihindari dengan Pisang

Agar lebih aman, sisa makanan sebaiknya disimpan dalam porsi kecil di wadah tertutup rapat dan dimasukkan ke dalam kulkas. Dalam kondisi dingin (chiller), makanan bisa bertahan sekitar 3–4 hari, sedangkan jika disimpan di freezer dapat bertahan hingga beberapa bulan, meski kualitas rasa dan teksturnya bisa berkurang seiring waktu.(BY)