Jakarta – Produsen otomotif asal India, Mahindra, mendapat sorotan setelah merilis SUV edisi khusus bertema Batman. Kendaraan yang awalnya dipromosikan sebagai produk langka ini justru diproduksi dalam jumlah jauh lebih banyak, sehingga memicu kekecewaan dari para pembeli.
Mengutip laporan dari Carscoops, mobil hasil kerja sama dengan Warner Bros. Discovery tersebut semula dijanjikan hanya tersedia sebanyak 300 unit. Namun dalam perjalanannya, jumlah produksi meningkat hingga hampir dua ribu unit, membuat kesan eksklusifnya memudar.
Dampaknya langsung terasa di pasar mobil bekas. Unit dari gelombang awal yang sebelumnya memiliki nilai jual tinggi mengalami penurunan harga cukup signifikan setelah produksi tambahan dilepas ke pasaran.
Menanggapi keluhan konsumen, Mahindra mengambil langkah yang tidak biasa dengan menawarkan opsi pengembalian dana penuh. Pembeli dari batch pertama diberi waktu terbatas untuk mengembalikan kendaraan mereka dan menerima refund sesuai harga awal.
Langkah ini dinilai sebagai upaya perusahaan menjaga kepercayaan pelanggan di tengah kontroversi yang muncul. Meski begitu, belum ada kepastian berapa banyak pemilik yang akan memanfaatkan kebijakan tersebut.
Dari sisi spesifikasi, SUV listrik ini dikembangkan dari platform Mahindra BE 6 varian tertinggi. Mobil tersebut dibekali motor listrik bertenaga besar dan baterai berkapasitas tinggi, serta mengusung desain khas dengan nuansa gelap, aksen emas, dan elemen visual yang terinspirasi dari karakter Batman.
Fitur-fitur unik juga disematkan, mulai dari animasi khusus pada layar infotainment, efek suara tematik, hingga proyeksi lampu dengan desain khas. Untuk edisi tertentu, terdapat pelat nomor khusus di dashboard yang menambah nilai koleksi bagi pemiliknya.
Mahindra menyebut kehadiran edisi spesial ini sebagai bagian dari upaya menghadirkan produk yang lebih personal bagi konsumen. Perusahaan juga memberi sinyal akan menghadirkan model bertema serupa pada tahun 2027 mendatang.(BY)












