Jakarta Utara, Fativa.id,
19 Maret 2026 – Menjelang Idul Fitri, tren pemberian hadiah mulai mengalami perubahan. Parcel tidak lagi identik dengan makanan, tetapi bergeser menjadi hadiah yang lebih personal, fungsional, dan memiliki nilai guna jangka panjang.
AZKO Metro Sunter, bagian dari PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI), menghadirkan konsep parcel personal berbasis customer-centric dengan pendekatan memahami siapa penerima hadiah, bukan sekadar menentukan anggaran. Menariknya, proses ini juga didukung oleh pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk membantu visualisasi parcel sebelum dibuat.
Sekar Tyas Nareswari, Senior Store Manager AZKO Metro Sunter, memaparkan bahwa perkembangan teknologi AI turut memengaruhi perilaku pelanggan.
“Sejak AI mulai banyak digunakan, pelanggan mencari ide parcel melalui platform seperti ChatGPT, Gemini, atau DeepSeek, bukan hanya melalui mesin pencari atau media sosial. Hal ini kami tangkap sebagai peluang untuk menghadirkan parcel yang lebih personal dan berbeda,” ujar Sekar.
Tim AZKO Metro Sunter melakukan wawancara singkat dengan pelanggan untuk memahami karakter dan kebutuhan penerima parcel. Dari proses tersebut, isi parcel disusun secara personal dan tepat guna, dengan pilihan produk yang beragam, mulai dari water dispenser, rak penyimpanan, brankas, peralatan berkebun, koper, hingga air purifier, AC portable, dan air cooler, dengan ukuran yang bervariasi.
“Produk yang dipilih pelanggan kami dokumentasikan, kemudian dimasukkan ke dalam aplikasi AI dengan prompt yang tepat. Dari situ, AI membantu memvisualisasikan susunan parcel, bahkan dalam bentuk gambar seolah sudah jadi. Hasil tersebut kemudian menjadi panduan tim dalam membuat parcel aslinya. Ketika pelanggan merasa hadiah itu tepat, nilai emosionalnya jauh lebih tinggi,” papar Sekar.
“Bagi kami, customer-centric berarti memahami kebutuhan pelanggan dan membantu mereka memberikan sesuatu yang tepat. Kami juga melihat penjualan parcel mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya, seiring dengan adanya pergeseran tren kebutuhan pelanggan,” lanjut Sekar yang telah berpengalaman memimpin lebih dari 12 store di berbagai kota seperti Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta.
Pendekatan ini juga mendorong pelanggan yang sebelumnya tidak berencana memberi parcel menjadi tertarik. Salah satu pelanggan, Bayu Tejomurti dari Apartemen Metro Sunter, mengaku terbantu dengan konsep tersebut. “Awalnya saya tidak kepikiran memberi parcel karena sering kali tidak sesuai kebutuhan penerima. Namun setelah dijelaskan, pendekatan tim AZKO terasa inspiratif dan membuat parcel menjadi lebih personal serta bermanfaat,” ujarnya.
Konsep ini tidak hanya memperkuat pengalaman pelanggan di dalam toko, tetapi juga hubungan yang lebih dekat melalui layanan pengantaran langsung ke rumah, sekaligus menegaskan peran AZKO sebagai partner dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga dan gaya hidup.
Selain itu, AZKO Metro Sunter (17/03/26) juga menggelar aksi bersih-bersih di Masjid Jami Baitul Hikmah, Sunter Agung, sebagai bagian dari implementasi customer-centric di lingkungan pelanggan.
“Customer-centric tidak hanya dilakukan di dalam toko, tetapi juga hadir dalam kehidupan pelanggan. Kegiatan bersih masjid ini sudah menjadi bagian dari kepedulian kami, sekaligus menginspirasi bahwa membersihkan dapat dilakukan dengan mudah menggunakan peralatan yang tepat, tanpa drama dan pasti puas,” jelas Sekar.
Area Manager AZKO, Sigit Prabowo, menambahkan bahwa pendekatan ini mampu memperkuat hubungan jangka panjang dengan pelanggan. “Melalui konsep ini, AZKO menunjukkan bahwa retail modern tidak hanya berfokus pada transaksi, tetapi juga pada pengalaman dan hubungan yang bermakna. Hal ini sejalan dengan komitmen AZKO sebagai mitra solusi kebutuhan rumah tangga dan gaya hidup,” pungkas Sigit.
Terima kasih
Sekar Tyas Nareswari
087821343475










