Padang – Menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menambah pasokan elpiji di Sumatera Barat sebesar 19,5 persen atau sekitar 2.400 metrik ton.
Langkah ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang diperkirakan meningkat selama masa Lebaran.
Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Sumbagut Wilayah Sumbar, Fakhri Rizal, menyatakan penambahan pasokan elpiji sudah mencapai 10–15 persen dari kebutuhan normal hingga 14 Maret 2026. “Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi masyarakat selama periode Lebaran,” ujarnya di Padang, Minggu (15/3/2026).
Data Pertamina menunjukkan, kebutuhan elpiji di Sumatera Barat pada Maret 2026 diperkirakan mencapai sekitar 14 ribu metrik ton.
Selain menambah stok, Pertamina memastikan seluruh Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) tetap beroperasi penuh hingga 22 Maret 2026, termasuk saat Hari Raya Nyepi, sehingga distribusi tidak terganggu.
Fakhri mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan dan tetap tenang karena pasokan elpiji, baik subsidi tiga kilogram maupun Bright Gas nonsubsidi, aman.
Untuk mendukung kelancaran distribusi, Pertamina telah berkoordinasi dengan 173 agen elpiji di Sumatera Barat. Pertamina juga mendorong pemerintah daerah dan instansi terkait mengawasi harga elpiji di tingkat pangkalan maupun pengecer. “Kami akan terus memantau agar harga elpiji di pangkalan resmi tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi,” pungkasnya.(des*)












