Rahasia Gorengan Sehat, Pilih Tepung dan Adonan yang Tepat

Untuk membuat gorengan renyah dan lebih sehat, salah satunya pilih tepung yang tak serap minyak banyak.
Untuk membuat gorengan renyah dan lebih sehat, salah satunya pilih tepung yang tak serap minyak banyak.

Jakarta – Kehadiran gorengan kerap menjadi pelengkap berbagai momen, termasuk saat bulan Ramadan. Namun karena alasan kesehatan, banyak orang mulai mencari cara agar makanan ini tidak menyerap terlalu banyak minyak, salah satunya dengan memilih jenis tepung dan komposisi adonan yang tepat.

Gorengan memang bisa dinikmati kapan saja, tetapi saat waktu berbuka puasa, hidangan ini terasa lebih spesial. Kombinasi gorengan hangat dan teh manis sering dianggap mampu mengembalikan energi sekaligus memanjakan selera setelah seharian berpuasa, meski dikenal kurang ramah bagi kesehatan jika dikonsumsi berlebihan.

Pilih Tepung yang Minim Menyerap Minyak

Proses pembuatan gorengan umumnya menggunakan teknik deep frying, yakni menggoreng bahan dalam minyak banyak hingga terendam sepenuhnya. Cara ini membuat panas merata dan menghasilkan tekstur renyah, tetapi juga berpotensi menambah asupan lemak dan kalori.

Agar lebih sehat, pemilihan tepung menjadi hal penting. Selain tepung terigu yang lazim digunakan, campuran tepung beras, sagu, atau maizena dapat membantu menciptakan kerenyahan sekaligus mengurangi penyerapan minyak. Sebaliknya, tepung bumbu instan cenderung membuat gorengan cepat lembek dan lebih mudah menyerap minyak, terutama jika digoreng terlalu lama.

Perhatikan Komposisi Adonan

Kerenyahan gorengan juga dipengaruhi campuran adonan. Kombinasi baking powder, air es, serta tepung maizena atau tepung beras dapat menghasilkan tekstur garing tanpa menyimpan terlalu banyak minyak. Baking powder membantu membentuk lapisan renyah, sementara air es menjaga adonan tidak mudah menyerap minyak saat proses penggorengan.

Gunakan Minyak dengan Suhu Tepat

Durasi menggoreng yang terlalu lama dapat membuat gorengan semakin berminyak. Karena itu, pastikan minyak sudah benar-benar panas—sekitar 170–180 derajat Celsius—sebelum bahan dimasukkan. Lapisan adonan yang tidak terlalu tebal juga membantu mengurangi penyerapan minyak berlebih.

Dengan teknik yang tepat, gorengan tetap bisa dinikmati saat Ramadan tanpa harus khawatir berlebihan terhadap kandungan minyaknya.(BY)