Jakarta – Menentukan lama waktu mengukus telur merupakan faktor penting untuk memperoleh hasil yang matang sempurna, bertekstur halus, dan mudah dikupas. Dibandingkan metode merebus, teknik mengukus kerap dianggap lebih stabil karena telur dimatangkan oleh uap panas dengan suhu yang cenderung konstan.
Kesalahan dalam mengatur durasi pengukusan dapat berdampak pada hasil akhir, mulai dari telur yang terlalu keras, bagian dalam yang masih mentah, hingga tekstur yang kering. Oleh sebab itu, pemahaman mengenai waktu pengukusan sesuai tingkat kematangan menjadi hal yang krusial.
Waktu mengukus telur dapat disesuaikan dengan preferensi kematangan kuning telur. Mengacu pada panduan dapur rumahan, berikut perkiraan durasi pengukusan yang dapat dijadikan acuan.
1. Telur setengah matang
Untuk menghasilkan kuning telur yang masih lembut dan sedikit cair, telur disarankan dikukus selama sekitar 6–7 menit setelah uap panas mulai keluar. Pada tahap ini, bagian putih telah mengeras, sementara kuningnya tetap creamy di bagian tengah. Hasil seperti ini cocok untuk menu sarapan, pelengkap mi, atau tambahan salad.
2. Telur matang sedang
Apabila menginginkan kuning telur yang sudah mengental namun belum kering, waktu pengukusan ideal berada di rentang 8–9 menit. Tekstur putih telur matang merata tanpa menjadi keras, dan kuning telur tetap terasa lembut. Tingkat kematangan ini sering digunakan untuk sandwich, rice bowl, maupun menu tinggi protein.
3. Telur matang sempurna
Bagi yang menyukai telur matang penuh hingga ke bagian tengah, durasi pengukusan sekitar 10–12 menit menjadi pilihan tepat. Pada waktu ini, putih dan kuning telur telah matang sepenuhnya, namun tetap terasa lebih empuk dibandingkan telur rebus. Telur jenis ini cocok dijadikan lauk, bekal, atau campuran menu sehat.
Teknik mengukus dinilai lebih konsisten karena telur tidak bersentuhan langsung dengan air mendidih. Uap panas bekerja secara perlahan dan merata, sehingga risiko hasil yang tidak sesuai dapat diminimalkan selama waktu pengukusan dikontrol dengan baik.
Sebaliknya, proses merebus sering dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti suhu awal telur, ukuran wadah, dan intensitas panas, yang kerap membuat hasil kematangan tidak seragam.
Tips setelah pengukusan
Setelah telur diangkat dari kukusan, segera masukkan ke dalam air es selama 5–10 menit. Cara ini membantu menghentikan proses pematangan sekaligus mempermudah pengelupasan kulit tanpa merusak permukaan telur.
Baik direbus maupun dikukus, telur tetap menjadi sumber protein yang sehat dan rendah lemak. Namun, dengan pengaturan waktu yang tepat, telur kukus cenderung menghasilkan tekstur yang lebih lembut, kematangan lebih merata, serta warna kuning telur yang lebih cerah tanpa muncul lingkaran kehijauan.
Dengan demikian, kunci mendapatkan telur kukus yang konsisten dan mudah dikupas terletak pada pengaturan durasi pengukusan yang sesuai kebutuhan.(BY)












