TNI  

Wakasal Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Satgas Bencana dan Latsitardanus di Aceh Tamiang

Jakarta – Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Erwin S. Aldedharma mendampingi Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita dalam peninjauan Satuan Tugas (Satgas) Bencana Alam Sumatra sekaligus melihat langsung kegiatan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) XLVI Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Yonif 111/KB Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Rabu (28/1/2026).

Kedatangan rombongan disambut hangat oleh para pejabat TNI, pejabat pemerintah daerah, serta masyarakat setempat. Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Wakil Panglima TNI dan Wakasal meninjau SD Negeri 1 Tualang Cut serta Puskesmas Kecamatan Manyak Payed.

Pada kesempatan itu, rombongan menyerahkan bantuan sosial berupa 324 tas sekolah, 300 unit filter air, serta berbagai jenis obat-obatan dan peralatan medis guna mendukung kebutuhan pendidikan dan kesehatan masyarakat pascabencana.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Panglima TNI menegaskan pentingnya sinergi dan dedikasi seluruh elemen dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh Tamiang sekaligus memperkuat hubungan TNI dengan rakyat,” ujar Wakil Panglima TNI.

Usai mendampingi Wakil Panglima TNI, Wakasal melanjutkan peninjauan secara terpisah ke TK Negeri Pembina dan SMA Negeri 1 Manyak Payed. Di TK Negeri Pembina, Wakasal berinteraksi langsung dengan para murid dan guru pengasuh serta menyerahkan bantuan berupa 184 tas sekolah lengkap dengan perlengkapannya.

Sementara itu, di SMA Negeri 1 Manyak Payed, Wakasal meninjau kegiatan Taruna Subsatgas II/Hiu dan memberikan bantuan berupa 190 unit alat penjernih air serta 160 tas sekolah.

Suasana hangat dan haru menyelimuti kegiatan tersebut ketika para guru dan siswa menyambut rombongan. Momen emosional terlihat saat siswa-siswi TK Negeri Pembina secara spontan memeluk Wakasal sebagai ungkapan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Wakasal pun membalas pelukan tersebut sebagai simbol dukungan, kekuatan, dan ketabahan bagi anak-anak yang baru saja melewati masa sulit akibat bencana.

 

(ard)