Tekno  

Penjualan Lesu, Apple Pangkas Harga iPhone Air di Berbagai Negara

iPhone Air.
iPhone Air.

JakartaApple melakukan penyesuaian harga iPhone Air di sejumlah negara, termasuk Indonesia. Langkah ini mencakup pemotongan harga yang cukup signifikan, bahkan mencapai sekitar 30 persen di beberapa pasar. Strategi tersebut disebut berhasil memberi dorongan pada penjualan ponsel dengan desain paling tipis dari Apple itu.

Di pasar China, iPhone Air kini dibanderol 5.499 yuan. Angka ini turun drastis dari harga awal peluncurannya yang mencapai 7.999 yuan, atau setara pemangkasan lebih dari 2.500 yuan. Penurunan harga sebesar itu terbilang tidak lazim untuk produk iPhone yang baru dipasarkan dalam hitungan bulan.

Kondisi serupa juga terjadi di Indonesia. Sejumlah mitra resmi Apple, termasuk iBox, menyesuaikan harga iPhone Air varian 256GB menjadi Rp17.999.000. Harga tersebut turun dari banderol awal Rp21.249.000, atau sekitar 15 persen lebih murah dibandingkan saat pertama kali dirilis.

Langkah agresif Apple ini diduga berkaitan dengan performa penjualan iPhone Air yang tidak memenuhi target secara global. Berdasarkan laporan firma riset IDC, penjualan iPhone Air pada periode awal peluncuran hanya mencapai sekitar sepertiga dari proyeksi tertinggi Apple. Situasi tersebut kemudian mendorong perusahaan memangkas volume produksi model ini hingga sekitar 50 persen.

Diskon Dorong Minat Konsumen

Mengutip laporan Gizmochina, kebijakan penurunan harga tersebut mulai menunjukkan hasil. Di China, platform e-commerce JD.com mencatat iPhone Air varian 256GB sebagai produk yang telah habis terjual. Status penjualan menunjukkan perangkat sedang dalam proses pemesanan, dengan estimasi pengiriman yang mundur hingga Februari.

Sementara itu, toko resmi Apple di Tmall masih menampilkan iPhone Air sebagai stok tersedia, dengan perkiraan waktu pengiriman sekitar enam hari.

Salah satu keunggulan utama iPhone Air terletak pada desainnya. Ponsel ini mengusung bodi sangat ramping dengan ketebalan hanya 5,6 mm dan bobot 165 gram. Dari sisi performa, perangkat ini ditenagai chip A19 Pro, dilengkapi layar 120Hz, kamera belakang tunggal 48MP, serta baterai berkapasitas 3.149 mAh.

Meski demikian, spesifikasi tersebut dinilai kurang menarik jika dibandingkan dengan harga awalnya. iPhone Air diposisikan terlalu dekat dengan lini iPhone Pro yang menawarkan fitur lebih lengkap. Perangkat ini hanya dibekali satu kamera belakang, satu speaker, kapasitas baterai lebih kecil, serta dukungan eSIM tanpa slot kartu fisik—jauh tertinggal dari iPhone 17 Pro.

Dengan harga yang kini lebih terjangkau, kekurangan pada sisi fitur dan spesifikasi iPhone Air dinilai menjadi lebih rasional bagi konsumen, sehingga minat beli pun mulai meningkat.(BY)