Minat Wisatawan Mancanegara terhadap Whoosh Terus Meningkat

Kereta Cepat Whoosh.
Kereta Cepat Whoosh.

Jakarta – Layanan Kereta Cepat Whoosh semakin diminati wisatawan mancanegara, dengan pengunjung asal Malaysia tercatat sebagai pengguna terbanyak. Berdasarkan catatan PT Kereta Cepat Indonesia–China (KCIC), sejak 2023 hingga 2025 jumlah penumpang warga negara Malaysia yang memanfaatkan Whoosh mencapai 298.531 orang.

Jumlah tersebut menjadikan Malaysia sebagai negara dengan kontribusi penumpang asing terbesar. Posisi berikutnya ditempati wisatawan asal Singapura dengan 83.371 penumpang, disusul China sebanyak 59.893 penumpang, Jepang 32.176 penumpang, dan Korea Selatan 21.974 penumpang.

KCIC juga mencatat lonjakan signifikan penggunaan Whoosh oleh penumpang asing sepanjang 2025, dengan total mencapai 401.282 orang. Angka ini menunjukkan peningkatan lebih dari 60 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di level 251.525 penumpang.

Kenaikan tersebut mencerminkan meningkatnya minat sekaligus kepercayaan wisatawan internasional terhadap layanan kereta cepat pertama di Indonesia. Secara akumulatif, sejak mulai beroperasi pada 2023 hingga akhir 2025, total penumpang WNA yang menggunakan Whoosh telah menembus 681.713 orang.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menyampaikan bahwa pertumbuhan jumlah penumpang asing menjadi tolok ukur keberhasilan KCIC dalam menjaga standar layanan.

Menurutnya, konsistensi peningkatan penumpang WNA menunjukkan bahwa Whoosh dinilai andal oleh wisatawan dari berbagai negara, baik dari aspek keselamatan perjalanan, kenyamanan fasilitas, maupun kemudahan akses transportasi.

KCIC menilai tren positif ini sejalan dengan meningkatnya arus pariwisata internasional serta semakin luasnya eksposur global mengenai layanan Kereta Cepat Whoosh. Oleh karena itu, perusahaan berkomitmen untuk terus menyempurnakan kualitas layanan serta memperkuat integrasi dengan moda transportasi lain agar semakin ramah bagi wisatawan asing.

Eva menambahkan, Whoosh tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman berwisata di Indonesia. Tingginya minat wisatawan mancanegara dinilai mencerminkan daya saing layanan Whoosh di kancah internasional.(BY)