Presiden Barcelona, Joan Laporta, masih berharap bahwa pemain bintang Lionel Messi akan kembali ke Camp Nou, meskipun Messi baru saja pindah ke Inter Miami. Laporta mengungkapkan keinginannya agar Messi dapat mengadakan pertandingan perpisahan di stadion tersebut setelah selesai direnovasi.
Sejak meninggalkan La Blaugrana (Barcelona) pada musim panas 2021, Messi belum mendapatkan perpisahan yang memadai karena pembatasan yang diterapkan akibat pandemi yang membatasi aktivitas sepak bola saat itu.
Messi bergabung dengan Paris Saint-Germain (PSG) musim panas ini setelah meninggalkan Barcelona. Pemain Argentina berusia 36 tahun itu awalnya dikabarkan akan kembali ke Barcelona sebelum akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan klub Amerika, Inter Miami.
Meskipun menghadapi penolakan, Laporta tetap mengundang Messi untuk bermain pertandingan terakhir bersama Barcelona. Presiden berusia 61 tahun itu menyatakan bahwa La Pulga (julukan Lionel Messi) dapat mengadakan pertandingan perpisahan setelah renovasi Camp Nou selesai.
“Saya setuju dengan mereka untuk memberikan penghormatan kepada Messi. Hari pembukaan Spotify Camp Nou (setelah renovasi) akan menjadi tanggal yang sangat tepat,” ujar Laporta seperti yang dikutip dari Goal Internasional pada Sabtu (1/7/2023).
Laporta juga mengungkapkan bahwa sebenarnya Messi ingin kembali ke Barcelona setelah mengalami kesulitan di PSG. Namun, masalah keuangan yang dihadapi klub dan keinginan Messi untuk melepaskan diri dari tekanan membuat sang megabintang memilih berlabuh di Amerika Serikat.
“Messi ingin kembali ke Barca. Dia mengalami masa sulit di Paris. Ayahnya memberi tahu saya bahwa dia tidak ingin tekanan. Kami, para penggemar Barca, menghargai hal itu,” ujar Laporta.
“Semoga dia sukses di Miami,” tandasnya. (des)












