Padang – Wali Kota Padang, Fadly Amran, menghadiri peresmian sekaligus peluncuran kembali Gedung Abdullah Kamil yang terletak di Jalan Diponegoro, Kecamatan Padang Barat, Jumat (23/1/2026).
Peresmian gedung kebudayaan ini dilakukan langsung oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon. Acara juga dihadiri oleh unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, akademisi, budayawan, serta pengurus Yayasan Genta Budaya.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan pentingnya Gedung Abdullah Kamil sebagai salah satu pusat kebudayaan strategis di Sumatera Barat.
Dengan diaktifkannya kembali gedung ini, diharapkan dapat menjadi pusat edukasi, pembelajaran, dan penggerak kemajuan budaya di wilayah tersebut.
“Meski renovasi belum sepenuhnya selesai, kami berharap Gedung Abdullah Kamil kembali menjadi pusat budaya, ruang belajar, sekaligus wadah pengembangan seni dan riset kebudayaan. Mulai dari tradisi, pertunjukan seni, film, hingga pemikiran-pemikiran kebudayaan,” ujar Fadli Zon.
Menteri Fadli Zon juga berharap gedung ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh berbagai komunitas budaya di Sumatera Barat, khususnya di Kota Padang dan sekitarnya, sebagai ruang kolaborasi dan kegiatan kreatif.
Ketua Dewan Pengurus Yayasan Genta Budaya, Weno Aulia, menambahkan bahwa gedung yang dibangun pada tahun 1988 ini sempat mengalami kerusakan akibat gempa bumi pada 2007 dan 2009, terutama pada bagian utara yang retak dan bocor, sehingga memerlukan renovasi menyeluruh.
“Gedung ini digagas oleh diplomat senior asal Minangkabau, almarhum Haji Abdullah Kamil. Kami berterima kasih kepada Bapak Fadli Zon yang telah merenovasi sekaligus mengaktifkan kembali Gedung Abdullah Kamil,” ujar Weno Aulia.
Sementara itu, Wali Kota Padang Fadly Amran menyatakan dukungannya untuk keberlanjutan pemanfaatan gedung sebagai pusat kegiatan kebudayaan. Dukungan ini juga akan diwujudkan melalui rencana penataan taman di sekitar gedung.
“Dengan keberadaan gedung ini, kami berharap ekosistem seni dan budaya di Padang semakin kuat, menjadi ruang ekspresi kreatif, serta mendorong pelestarian nilai-nilai budaya Minangkabau secara berkelanjutan,” ungkap Fadly Amran. (des*)












