Jakarta – Pabrikan otomotif asal Tiongkok, Chery Group, mencatatkan performa penjualan positif sepanjang 2025. Perusahaan tersebut berhasil membukukan distribusi global sebanyak 2.806.393 unit kendaraan, atau meningkat 7,8 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya.
Dari jumlah tersebut, entitas utama Chery Automobile Co., Ltd. menyumbang penjualan sebesar 2.631.381 unit, dengan pertumbuhan tahunan mencapai 8 persen. Tren ekspor juga menunjukkan lonjakan signifikan, khususnya pada Desember 2025 yang mencapai 144.430 unit, meningkat tajam hingga 46,8 persen secara tahunan.
Secara kumulatif, ekspor Chery sepanjang 2025 menembus 1.344.020 unit, atau tumbuh 17,4 persen dibandingkan 2024. Capaian tersebut mengukuhkan posisi Chery sebagai eksportir mobil penumpang terbesar asal China selama 23 tahun berturut-turut.
Kontribusi kendaraan ramah lingkungan menjadi salah satu motor utama pertumbuhan. Penjualan New Energy Vehicle (NEV) Chery pada 2025 tercatat 903.847 unit, melonjak 54,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menegaskan pergeseran fokus perusahaan ke teknologi berkelanjutan.
Di pasar Indonesia, performa Chery juga menunjukkan peningkatan signifikan. Mengacu pada data Gaikindo, penjualan wholesales Chery meningkat 111 persen dibandingkan 2024, sementara penjualan ritel melonjak lebih tinggi dengan pertumbuhan mencapai 126 persen.
Pencapaian tersebut ditopang oleh strategi pengembangan perusahaan yang bertumpu pada lima pilar utama, yakni inovasi kendaraan berbahan bakar generasi baru, penguatan portofolio kendaraan energi baru, ekspansi global berkelanjutan, pengembangan lini bisnis baru, serta investasi teknologi mutakhir.
Melalui strategi pengembangan kendaraan konvensional terbaru, Chery meluncurkan generasi anyar dari model Tiggo dan Himla. Sementara di segmen energi baru, lebih dari 90 persen produk yang dirilis sepanjang 2025 merupakan kendaraan berbasis teknologi listrik dan hybrid.
Pada sisi ekspansi internasional, Chery mempercepat penetrasi ke kawasan dengan regulasi ketat seperti Eropa. Perusahaan ini mencatat sejarah sebagai merek otomotif China pertama yang merealisasikan produksi lokal di Eropa, melalui proyek kerja sama di Spanyol yang dinilai sebagai contoh sukses kolaborasi industri antara China dan Spanyol.
Saat ini, Chery telah memperluas kehadirannya ke 15 negara di kawasan Eropa, termasuk Inggris, Spanyol, dan Italia, sebagai bagian dari strategi global jangka panjang perusahaan.(BY)












