Penjualan Mobil Listrik di Indonesia Meledak 141 Persen Sepanjang 2025

Mobil listrik.
Mobil listrik.

Jakarta – Tren kendaraan ramah lingkungan semakin menguat di Indonesia. Sepanjang 2025, penjualan mobil listrik melonjak tajam dan mencetak rekor baru. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dihimpun pada Sabtu (17/1/2026), distribusi mobil listrik secara wholesales mencapai 103.931 unit selama 2025.

Lonjakan Penjualan Mobil Listrik

Capaian tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 141 persen dibandingkan tahun 2024 yang membukukan 43.188 unit. Secara keseluruhan, pangsa pasar mobil listrik kini menyentuh angka 12,93 persen dari total penjualan kendaraan nasional yang mencapai 803.687 unit.

Jika ditelusuri dalam beberapa tahun terakhir, tren kenaikan ini terlihat konsisten. Ketersediaan model yang semakin beragam, dukungan insentif pemerintah, perluasan infrastruktur pengisian daya, serta harga yang makin kompetitif menjadi faktor utama meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik.

Berikut perkembangan penjualan mobil listrik dalam beberapa tahun terakhir:

2025: 103.931 unit

2024: 43.188 unit

2023: 17.051 unit

2022: 10.327 unit

2021: 687 unit

2020: 125 unit

Daftar Mobil Listrik Paling Laku

Sepanjang 2025, BYD Atto 1 tampil sebagai mobil listrik terlaris di Indonesia. Model termurah dari BYD ini mencatat penjualan wholesales sebanyak 22.582 unit, unggul jauh dari para pesaingnya.

Posisi kedua ditempati BYD M6 dengan penjualan 10.862 unit, disusul BYD Sealion 07 di peringkat ketiga dengan 8.402 unit. Menariknya, daftar 20 besar didominasi oleh merek asal China. VinFast menjadi satu-satunya merek non-China yang mampu menembus jajaran teratas.

Berikut 20 mobil listrik terlaris sepanjang 2025:

BYD Atto 1 – 22.582 unit

BYD M6 – 10.862 unit

BYD Sealion 07 – 8.402 unit

Denza D9 – 7.474 unit

VinFast VF e34 – 5.974 unit

Chery J6 – 5.810 unit

Wuling BinguoEV – 4.213 unit

Wuling Air EV – 3.894 unit

VinFast VF5 – 3.106 unit

GAC Aion V – 3.087 unit

BYD Atto 3 – 2.991 unit

Wuling Cloud EV – 2.312 unit

Geely EX5 – 2.240 unit

Aion Hyptec HT – 1.914 unit

VinFast VF 3 – 1.772 unit

Wuling Darion EV – 1.706 unit

Chery Omoda E5 – 1.404 unit

Jaecoo J5 EV – 1.663 unit

BYD Seal – 1.195 unit

Aion UT – 1.087 unit

Lonjakan ini menegaskan bahwa mobil listrik kian diterima pasar dan berpotensi menjadi tulang punggung industri otomotif nasional di masa depan.(BY)