Payakumbuh – Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, mengajak masyarakat untuk menghidupkan kembali peran masjid sebagai pusat pembinaan keagamaan, terutama melalui gerakan Magrib Mengaji bagi generasi muda.
Ajakan tersebut disampaikan saat peresmian Masjid Darul Hikmah di Kelurahan Tanjung Pauh, Jumat (16/1/2026), yang dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Jumat secara berjamaah.
Elzadaswarman menekankan pentingnya peran orang tua dalam membimbing anak-anak ke masjid pada waktu magrib. “Mari kita hidupkan kembali tradisi mengaji di masjid. Ini menjadi benteng utama bagi pembentukan karakter anak-anak kita,” ujarnya.
Wakil Wali Kota itu menambahkan, masjid tidak sekadar menjadi tempat beribadah, tetapi juga berfungsi sebagai ruang pengembangan moral dan karakter, terutama di era digital dengan arus informasi yang begitu cepat.
“Tanpa pondasi ilmu agama yang kuat, anak-anak lebih rentan terpengaruh hal-hal negatif, baik dari lingkungan sekitar maupun dunia maya. Perkembangan teknologi memang pesat, namun pendidikan agama tetap menjadi penyeimbang agar mereka dapat membedakan mana yang baik dan buruk,” jelasnya.
Elzadaswarman menegaskan bahwa kebiasaan mengaji dan kegiatan keagamaan di masjid merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi yang berakhlak, berkarakter, dan memiliki ketahanan moral menghadapi perubahan zaman.
Ia juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk aktif meramaikan masjid, tidak hanya anak-anak, tetapi juga orang dewasa, sebagai upaya memperkuat iman dan ketakwaan bersama.
“Masjid harus menjadi pusat pembelajaran agama bagi semua, bukan hanya untuk anak-anak, tetapi juga orang tua. Dari sinilah keteladanan lahir,” tutup Elzadaswarman.(des*)












