Tekno  

Galaxy S26, S26+, dan S26 Ultra Dikabarkan Rilis Bulan Depan

Samsung Galaxy S26 Ultra dikabarkan akan dirilis bulan depan.
Samsung Galaxy S26 Ultra dikabarkan akan dirilis bulan depan.

JakartaSamsung disebut-sebut siap memperkenalkan generasi terbaru ponsel andalannya, Galaxy S26 Series, pada bulan depan. Media Korea Selatan melaporkan bahwa lini ini akan terdiri dari tiga model, yakni Galaxy S26, Galaxy S26+, dan Galaxy S26 Ultra. Peluncurannya diperkirakan berlangsung dalam acara Galaxy Unpacked yang digelar khusus di San Francisco, Amerika Serikat, pada 25 Februari 2026.

Berdasarkan data yang muncul di platform Geekbench, Galaxy S26+ dan Galaxy S26 Ultra kemungkinan akan ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 besutan Qualcomm. Hal tersebut diperkuat dengan terdeteksinya GPU Adreno 840. Meski demikian, konfigurasi kecepatan prosesor pada kedua model ini tampak berbeda dibandingkan versi standar chip tersebut.

Galaxy S26 Ultra, misalnya, disebut menggunakan varian dengan performa sedikit lebih rendah. Konfigurasinya menampilkan dua inti berkecepatan 4,19 GHz dan enam inti di 3,63 GHz. Sebagai pembanding, Snapdragon 8 Elite Gen 5 versi standar biasanya memiliki dua inti utama di 4,61 GHz serta enam inti pada 3,63 GHz.

Sementara itu, Galaxy S26 versi reguler justru terlihat memakai chip yang diatur sedikit lebih tinggi. Data menunjukkan dua inti berjalan hingga 4,74 GHz, sementara enam inti lainnya tetap berada di 3,63 GHz.

Di sisi lain, bocoran yang beredar menyebutkan bahwa Samsung tidak membawa peningkatan signifikan pada sektor kamera di seri Galaxy S26 dibandingkan generasi sebelumnya. Sebagai gambaran, Galaxy S25 Ultra dibekali kamera utama 200 MP Samsung ISOCELL HP2, kamera ultra-wide 50 MP Samsung JN3, lensa telefoto 10 MP Sony IMX754 dengan zoom optik 3x, serta kamera periskop 50 MP Sony IMX854 dengan zoom optik 5x.

Untuk Galaxy S26 Ultra, kamera telefoto dikabarkan akan menggunakan sensor Samsung S5K3LD 12 MP dengan kemampuan zoom optik 3x.

Dari sisi harga, Galaxy S26, S26+, dan S26 Ultra diprediksi akan mengalami kenaikan banderol di sejumlah pasar dibandingkan pendahulunya. Kenaikan tersebut diperkirakan berkisar antara KRW 44.000 hingga KRW 88.000, atau sekitar Rp500 ribu sampai Rp1 juta. Meski begitu, laporan yang sama menyebutkan bahwa Samsung kemungkinan akan menahan harga di beberapa negara, termasuk Amerika Serikat.(BY)