Jakarta — Personel Batalyon C Satbrimob Polda Sumatera Utara melanjutkan upaya pemulihan pascabencana banjir bandang yang melanda Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Fokus kegiatan berada di Desa Huta Godang dan Desa Garoga, dengan prioritas pembersihan rumah warga serta pembangunan fasilitas sanitasi dan penyediaan air bersih bagi masyarakat.
Dalam aksi ini, personel Brimob membersihkan rumah warga yang terdampak banjir, seperti milik Bapak Rinto Harahap, yang terimbas material pasir, kayu, dan batu.
Selain itu, mereka juga membangun MCK di Masjid At-Taqwa Muhammadiyah, menggali sumur umum, serta membuat ball tank air untuk mendukung kebutuhan air bersih di lingkungan sekitar.
Seluruh pekerjaan dilakukan secara gotong royong bersama warga, dengan menggunakan peralatan seperti cangkul, sekop, beko sorong, mesin penyedot air, dan chainsaw, tetap mengutamakan keselamatan dan ketertiban.
Hingga siang hari, progres pekerjaan menunjukkan perkembangan signifikan. Pembersihan rumah warga telah mencapai sekitar 40 persen, material yang ada dimanfaatkan sebagai dasar lantai.
Penggalian sumur umum dan pembuatan ball tank air hampir rampung, yakni mencapai 95 persen, sedangkan pembangunan MCK Masjid At-Taqwa Muhammadiyah sudah mencapai 60 persen dan akan dilanjutkan pada tahap berikutnya.
Iptu Deny Lius Tarigan menegaskan, kehadiran Brimob di tengah masyarakat bukan hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberi dukungan moral agar warga tetap optimis menghadapi situasi sulit pascabencana.
“Personel hadir untuk memberikan bantuan nyata sekaligus menyemangati warga agar tetap kuat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan fasilitas dasar masyarakat segera kembali berfungsi, sehingga kehidupan sehari-hari warga perlahan pulih.
Kehadiran Brimob Batalyon C di lokasi bencana menjadi simbol sinergi kemanusiaan antara aparat dan masyarakat dalam membangun kembali harapan pascabencana.(des*)












