Budi Gunadi; Nakes Harus Kembali ke Rumah Sebelum Ramadhan, Bukan di Pengungsian

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

JakartaPemerintah menargetkan perbaikan rumah tenaga kesehatan (nakes) yang terdampak banjir di Sumatra rampung sebelum Ramadhan 2026. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan, langkah ini penting agar para nakes dapat kembali tinggal di rumah masing-masing dan memberikan pelayanan kesehatan secara optimal menjelang bulan suci.

Pernyataan tersebut disampaikan Budi karena hingga kini masih banyak nakes yang terpaksa bertahan di posko pengungsian, meskipun sejumlah rumah sakit dan puskesmas mulai kembali beroperasi.

“Kami mendapat masukan, bagaimana mungkin nakes bisa bekerja normal kalau rumahnya sendiri belum pulih. Ada yang masih tinggal di pengungsian. Kantornya sudah dibersihkan, tapi rumahnya belum. Padahal mereka harus kembali melayani pasien di rumah sakit dan puskesmas,” ujar Budi dalam konferensi pers, Senin (12/1/2026).

Ia menekankan, penyelesaian rehabilitasi hunian sebelum Ramadhan menjadi kunci agar para tenaga kesehatan bisa bekerja dengan tenang tanpa dibayangi persoalan tempat tinggal. Pemerintah berharap mereka dapat menjalani Ramadhan dan Idulfitri 2026 di rumah sendiri, bukan di pengungsian.

“Ini harus menjadi bukti bahwa pemerintah bisa bergerak cepat dan solid. Sulit berharap seseorang bekerja maksimal kalau kondisi rumahnya sendiri masih seperti ini,” ucapnya.

Untuk mempercepat proses, Kementerian Kesehatan bersama dinas kesehatan daerah telah melakukan pendataan rinci terhadap kerusakan rumah nakes. Hasil pendataan awal menunjukkan terdapat 3.265 rumah di tiga provinsi yang mengalami kerusakan, mulai dari kategori ringan hingga berat.

Data tahap pertama tersebut telah diserahkan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk diverifikasi sebagai dasar pencairan bantuan rehabilitasi. Menkes memastikan proses ini akan terus dikawal agar target penyelesaian sebelum Ramadhan 2026 dapat tercapai.

“Saya ingin ini benar-benar berjalan cepat. Saya akan memantau setiap minggu supaya BNPB bisa segera mencairkan bantuannya,” pungkas Budi.(BY)