Padang  

Pramuka Padang Diminta Relevan di Era Digital, Siap Dukung Program Smart Surau

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir.

Padang – Gerakan Pramuka Kota Padang diimbau untuk melakukan transformasi manajemen organisasi yang lebih adaptif terhadap kemajuan teknologi.

Upaya ini dianggap penting agar kepanduan tetap relevan sebagai wadah pembinaan generasi muda di era digital.

Imbauan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, saat membuka Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Gerakan Pramuka Kota Padang di Ruang Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang Aie Pacah, Sabtu (10/1/2026).

Maigus Nasir, yang juga menjabat Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Waka Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Padang, menekankan perlunya inovasi digital sebagai penggerak baru dalam pengelolaan organisasi.

Langkah ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota Padang dalam membangun kota pintar (smart city).

“Dalam Program Unggulan Padang Amanah, salah satu fokus utama adalah tata kelola pemerintahan berbasis digital. Karena itu, Kwartir Cabang perlu menyesuaikan diri dengan pengelolaan Pramuka berbasis digital, agar masyarakat dapat memantau kegiatan dan perkembangan Pramuka secara langsung,” ujar Maigus kepada peserta Rakercab.

Selain transformasi digital, Maigus juga menekankan pentingnya pembangunan karakter. Ia mendorong penyelarasan program Gerakan Pramuka dengan Program Unggulan (Progul) Smart Surau yang digagas pemerintah kota.

“Smart Surau dan Pramuka memiliki tujuan yang sama, yaitu membentuk generasi muda yang berakhlak mulia, tangguh, dan siap menghadapi tantangan masa depan menuju Indonesia Emas 2045. Mari kita berkolaborasi dan bersinergi untuk mewujudkan tujuan ini,” tegasnya.

Wakil Wali Kota juga mendorong pengaktifan kembali program klasik Pramuka yang terbukti efektif, seperti Didikan Subuh Pramuka. Menurutnya, program ini selaras dengan Dasa Darma Pramuka dan kebijakan pendidikan nasional tentang pembiasaan anak hebat.

Menanggapi arahan tersebut, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) 09 Gerakan Pramuka Kota Padang, Andree Algamar, menyatakan kesiapannya menerjemahkan visi tersebut ke dalam program kerja konkret.

Rakercab kali ini difokuskan untuk merancang program prioritas yang lebih adaptif, termasuk pemanfaatan identitas digital bagi anggota.

“Salah satu terobosan yang mulai disosialisasikan adalah Kartu Tanda Anggota (KTA) Nasional dengan QR Code, serta penggunaan aplikasi Ayo Pramuka. Platform ini memudahkan administrasi, komunikasi, dan koordinasi antar anggota,” jelas Andree.

Kegiatan Rakercab ini dihadiri perwakilan Kwartir Nasional (Kwarnas), Kwartir Daerah (Kwarda) Sumatera Barat, jajaran pengurus Kwartir Ranting se-Kota Padang, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pemangku kepentingan terkait lainnya.(des*)