Jakarta– Tips mengolah daging kurban saat Iduladha penting untuk diketahui masyarakat. Hal tersebut diungkapkan oleh Dosen FKM Prodi Gizi Universitas Airlangga (Unair), Lailatul Muniroh, dalam upaya memastikan daging kurban yang dikonsumsi masyarakat menjadi empuk, tidak bau, dan sehat.
Menurut Lailatul Muniroh, langkah pertama yang harus dilakukan dalam mengolah daging kurban adalah mencucinya dengan bersih. Dalam keterangan yang dikutip dari iNews.id pada Selasa (27/6/2023), ia menjelaskan bahwa mencuci daging kurban sebelum memasak sangat penting guna membersihkan potongan daging dan menghilangkan kotoran yang mungkin masih melekat.
Dalam proses pencucian, Lailatul Muniroh juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kehigienisan tempat pencucian. Selain itu, permukaan daging juga harus terkena air yang mengalir dan digosok secara perlahan guna memastikan kebersihannya.
“Setelah mencuci daging dengan sikat atau tanpa sikat, bilas potongan daging dengan air bersih yang mengalir untuk menghilangkan residu sabun atau kotoran yang mungkin tersisa,” ungkapnya.
Tips lainnya yang diberikan oleh Lailatul Muniroh adalah memastikan daging kurban diolah dengan cara yang tepat untuk membunuh bakteri yang mungkin tersisa. Hal ini dapat dilakukan melalui metode pemanggangan, penggorengan, perebusan, atau memasak dalam oven.
Lailatul Muniroh juga menyoroti lapisan lemak pada daging kurban. Ia menyarankan agar lapisan lemak yang tebal dapat dipotong terlebih dahulu guna mengurangi kandungan lemak jenuh. Dengan demikian, daging kurban dapat menjadi lebih sehat saat dikonsumsi.
“Jika daging kurban memiliki lapisan lemak yang tebal, kita dapat memotongnya terlebih dahulu. Hal ini dapat membantu mengurangi kandungan lemak jenuh dalam hidangan akhir. Potong daging sesuai dengan resep yang akan kita buat dan masak sesuai selera,” tambahnya.
Dengan mengetahui tips mengolah daging kurban ini, diharapkan masyarakat dapat mengoptimalkan kualitas dan kebersihan daging kurban yang mereka peroleh. Dalam menjalankan tradisi Iduladha, penting untuk menjaga kebersihan dan kesehatan agar hidangan daging kurban yang disajikan dapat dinikmati dengan aman dan enak. (des)












