Padang  

KAI Lakukan Lifting dan Tamping Rel di Sumbar

Perbaikan perlintasan kereta sebidang di kawasan Lubuk Buaya Padang.
Perbaikan perlintasan kereta sebidang di kawasan Lubuk Buaya Padang.

Padang – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat saat ini tengah melakukan perbaikan geometri pada perlintasan sebidang JPL 21 Km 20+0/1 di jalur Tabing–Duku (Lubuk Buaya).

KAI menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan pengguna jalan atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama proses perbaikan berlangsung.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab, menjelaskan bahwa langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus pengguna jalan.

“Keselamatan adalah prioritas utama kami, baik bagi penumpang kereta maupun masyarakat umum. Perbaikan geometri perlintasan ini penting agar jalur tetap aman dan andal,” ungkap Reza dalam keterangannya.

Proses perbaikan meliputi pengangkatan rel (lifting dan leveling), pelurusan jalur (linning), serta pemadatan batu balas (tamping). Secara teknis, balas lama dibuang hingga kedalaman sekitar 15 sentimeter di bawah bantalan, kemudian diganti dengan balas baru yang dipadatkan agar kualitas jalur tetap memenuhi standar keselamatan.

Selain itu, KAI juga melakukan pengaspalan pada bagian jalan yang mengalami kerusakan. Durasi pekerjaan bergantung pada kondisi jalur dan faktor cuaca.

“Kami berupaya menyelesaikan pekerjaan secepat mungkin tanpa mengurangi aspek keselamatan,” tambah Reza.

Selama proses perbaikan, KAI mengimbau pengguna jalan untuk tetap waspada, mengurangi kecepatan, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lokasi perlintasan.

Mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 94 Tahun 2018, kewenangan perbaikan dan pemeliharaan jalan di perlintasan sebidang ditentukan oleh status jalan.

Sementara KAI bertanggung jawab atas pemeliharaan jalur rel dan perbaikan jalan jika kerusakan disebabkan oleh aktivitas perawatan rel.

KAI Divre II Sumatera Barat menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan, serta mengapresiasi pengertian dan kerja sama masyarakat selama proses perbaikan berlangsung. (des*)