Normalisasi Sungai Dipercepat, BNPB Fokus Kurangi Risiko Banjir dan Longsor

Ilustrasi.
Ilustrasi.

JakartaBadan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) gencar melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk membantu normalisasi aliran sungai serta drainase primer di sejumlah wilayah Aceh dan Sumatera.

Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa OMC masih berlangsung dengan pengerahan sembilan pesawat, yakni empat pesawat di Aceh, dua di Sumatera Utara, dan tiga di Sumatera Barat.

“Fokus kami saat ini tidak hanya pada hujan ekstrem. Hujan dengan intensitas sedang pun dapat memicu banjir karena kapasitas drainase primer yang terbatas,” ujar Abdul Muhari di Jakarta, Selasa.

Upaya normalisasi sungai pun terus ditingkatkan melalui kolaborasi BNPB dengan Kementerian Pekerjaan Umum, TNI, dan Polri, guna memperbesar kapasitas aliran air di saluran utama.

Abdul menambahkan, operasi modifikasi cuaca ini merupakan salah satu yang terbesar dalam sejarah penanganan bencana di Indonesia, baik dari segi cakupan wilayah maupun jumlah pesawat yang dikerahkan.

“Di sejumlah jalur darurat masih terdapat debris seperti kayu, lumpur, dan material lainnya yang dapat menghambat aliran air dan meningkatkan risiko banjir susulan,” jelasnya.

BNPB menegaskan, Indonesia kini tengah berada di puncak musim hujan, bahkan beberapa daerah mengalami kondisi cuaca ekstrem. Oleh karena itu, OMC di wilayah terdampak seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat perlu terus dijalankan untuk mencegah banjir dan longsor.

Selain operasi modifikasi cuaca, BNPB juga aktif menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak, khususnya di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah. Bantuan mencakup kebutuhan pokok, serta logistik energi seperti bahan bakar minyak (BBM) dan LPG.

Abdul menekankan, percepatan pemulihan pascabencana difokuskan pada perbaikan jaringan listrik dan akses transportasi.

“Kunci pemulihan cepat ada pada dua sektor: jalan dan listrik. Jika akses jalan terbuka dan listrik tersambung, maka BTS dapat berfungsi, PDAM kembali beroperasi, dan aktivitas ekonomi masyarakat bisa pulih,” tuturnya.(des*)